Uncategorized
Kadis Pertanian Kab. Serang Diduga Kurang Tanggap GEMPITA Minta Bupati Untuk Evaluasi
Penulis : Redaksi
SBNews – Kab. Serang | Koordinator Daerah Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) Kabupaten Serang, Daddy Hartadi merasa perlu agar Bupati Tatu Chasanah mengevaluasi kerja kepala dinas Pertanian Kabupaten Serang Dadang Hermawan dan memutasinya. Menurutnya Gempita, selama ini merasa dihambat pergerakannya dalam membangun sektor pertanian yg melibatkan pemuda. Padahal katanya Gempita itu lahir dari ‘rahim’ pemerintah dan, Bupati Serang Tatu Chasanah juga telah memberi amanat kepada Gempita untuk terus memperluas pelibatan pemuda untuk bekerja disektor pertanian agar mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Serang, Selasa (07/11/2017) Kepada SBNews.co.id
“Beberapa kali Gempita dipersulit dalam mendapatkan sarana pertanian, untuk mendapatkan tracktor pun Gempita harus bersitegang terlebih dahulu. Belum lagi soal Handsprayer dan alat tanam Corn Transplanter tidak ada kemudahan yg diberikan Dinas pertanian, Semuanya harus diwarnai adu urat saraf”, Kata Daddy.
Padahal Gempita Kabupaten Serang hingga saat ini telah memberikan kontribusi lahan seluas 500 hektar yg akan ditanami Jagung dan akan melakukan panen perdana seluas 10 Hektar pada 16 November 2017 nanti. Kekecewaan dirinya pun memuncak setelah bantuan tracktor roda 4 dan Handsprayer untuk Gempita dari kementerian pertanian merasa dihambat. Mekanisme telah ditempuh sejak 2 bulan yang lalu oleh Gempita sesuai arahan kementerian melalui direktorat Prasarana dan Sarana pertanian Kementerian Pertanian. Gempita telah mengajukan surat melalui Dinas Pertanian,surat pengajuan menurutnya sudah dibuat dan dikirimkan kepada Kepala Dinas dan oleh kepala dinas mengaku sudah di disposisi kepada Kepala Bidang PSP, Namun anak buahnya itu mengaku kehilangan jejak surat tersebut.
“Sudah kirim surat tapi mengaku hilang suratnya, kita ajukan peminjaman handsprayer pun dibilang tidak ada, padahal saat itu kita tau banyak handsprayer menumpuk di gudang alsintan, bukan hanya itu bantuan kementerian pertanian untuk Gempita pun berupa tracktor roda 4 dan handsprayer belum bisa direalisasikan karena dinas bertele-tele, dan tidak segera mengirimkan surat pengajuan gempita dan hasil verifikasinya ke kementerian pertanian malah selalu bolak balik menanyakan surat, padahal surat sudah masuk ke kepala dinas cukup lama,” ujarnya.
Hal ini lanjut Daddy sangat berbahaya buat percepatan pembangunan pertanian dan kesejahteraan petani di Kabupaten Serang, Karena Kabupaten Serang untuk perluasan areal tanam jagung tidak memenuhi target. Target 10 ribu hektar yg diberikan kementrian pertanian hanya dipenuhi 3 ribu hektar, itupun menurutnya disumbang gempita seluas 500 hektarnya. Tidak terpenuhinya target itu oleh Dinas Pertanian memacu Gempita untuk mencanangkan Kabupaten Serang menjadi kabupaten jagung, yang berencana akan menyumbang 2900 Hekar lahan tidur untuk dijagungkan. Tidak terpenuhinya target ini membuktikan kepala dinas prestasinya nol besar padahal jagung adalah komoditi primadona karena kebutuhannya yang cukup besar yaitu 1 juta ton tiap tahunnya yg dapat dioptimalkan mewujudkan kesejahteraan petani. Ini membuktikan tidak ada keseriusan kepala dinas dalam menjalankan program upaya khusus (upsus) perluasan areal tanam jagung dari kementerian pertanian.
Daddy merasa heran dan tidak habis pikir, Gempita yang selama ini mendukung kerja dinas pertanian, bekerja memperluas areal tanam jagung tanpa meminta anggaran dari dinas pertanian justru malah dihambat.” Boro boro mendukung, bantuan yang ada pun diduga dihambat. Gempita katanya secara resmi akan melaporkan semua hal yang ditemuinya terkait kinerja kepala dinas pertanian kepada Bupati dan Menteri Pertanian, bukan hanya jagung, soal Perluasan areal tanam kedelai pun acak – acakan dibawah. banyak yg tidak sesuai dengan fakta dilapangan, ” terangnya sambil menyatakan akan siap membeberkan temuan Gempita dalam program kedelai APBNP 2017 kepada Bupati dan Menteri.
Ditempat Terpisah Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serang Dadang Hermawan, Selasa (07/11/2017) saat dimintai keterangan oleh SBNews.co.id di Hotel Ledian setelah selesai kegiatannya mengatakan bahwa, sangat mengaspresiasi kawan – kawan dari semua elemen yang ingin membangun khususnya bidang pertanian di wilayah kabupaten Serang.
Terkait aspirasi dari Lembaga GEMPITA Kab. Serang kami mendukung apa yang direncanakannya. Antara lain telah memfasilitasi peminjaman 1 unit TR. 4 pada bulan Juli 2017 dan menindaklanjuti permohonan benih jagung utk 501 Ha di beberapa Kecamatan. Sedangkan permohonan tambahan untuk TR. 4 dan Hand Sprayer, kami melakukan upaya dengan mengirimka surat kepada Kementan, namun hingga saat ini masih menunggu balasannya. Karena semua bantuan alsintan kepada Poktan dan termasuk Gempita harus mengikuti ketentuan yang ditentukan pihak Kementan.”
Intinya kami dari dinas pertanian sangat mengapresiasi dengan berbagai pihak yang ingin membangun bidang pertanian. Mari kita bersama satukan langkah dan sinergitas sehingga bisa memberikan kontribusi untuk mensejahterakan para petani. Semoga dengan didasari niat yang ikhlas dari semuanya menjadikan pula investasi amal saleh bagi kita nanti” Pungkasnya.