PT. STA Akan Temui Warga Cidongklang
Connect with us

PT. STA Akan Temui Warga Cidongklang

Uncategorized

PT. STA Akan Temui Warga Cidongklang

Ilustrasi Warga Protes
Esbenews.co.id Cilegon – Protes warga lingkungan Cidongklang terkait keberadaan perusahaan pull mobil expedisi PT. STA mendapat tanggapan Manager Operasional, Fridz. Ia mengatakan akan mencoba menemui pihak-pihak terkait dari masyarakat di lingkungan setempat.
“Iya pak, kami akan menemui mereka para tokoh masyarakat,” katanya kepada wartawan KLIKSAE, Senin (23/1) kemarin.
Dia mengatakan, selama ini belum ada warga masyarakat yang mempersoalkan perusahaannya. Pihaknya diawal pengurusan izin sudah menjumpai pemerintah setempat dan lainnya.
“Kami sudah pernah ketemu pemerintah lingkungan setempat seperti Rt dan Rw, bahkan ke lurah juga,” tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, warga lingkungan kampung Cidongklang, Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, keluhkan keberadaan pull mobil expedisi yang berdiri di wilayahnya. Perusahaan yang diketahui milik PT. STA dinilai kurang bersahabat dengan masyarakat lingkungan sekitar.
Pasalnya, pengusaha yang mendirikan perusahaan dan mencari keuntungan di wilayah Cidongklang itu tidak berpihak kepada masyarakat lingkungan terkait perekrutan tenaga kerja lokal.
Selama kurun waktu tiga bulan berdiri, PT. STA baru satu orang pekerja dari masyarakat lokal yang diterima. Seharusnya sedari awal perusahaan memprioritaskan masyarakat setempat dalam perekrutan tenaga kerja.
“Selama ini yang bekerja di perusahaan perusahaan pull mobil expedisi PT. STA hanyalah orang-orang luar, sedang masyarakat di lingkungan sekitar Cidongklang tidak pernah direkrut sama sekali. Padahal kita punya sumber daya manusia,” Ungkap TR tokoh masyarakat Cikondlang yang tak bersediah disebutkan namanya, kepada KLIKSAE, Minggu (22/1) kemarin.
TR mengatakan, perwakilan warga pernah mendatangi perusahaan untuk minta dilibatkan pekerjaan, namun sampai saat ini hanya janji saja yang diberikan perusahaan.
“Jangankan untuk pegawai sipil, tenaga kontrak dan petugas satpam saja tidak pernah dilibatkan,” katanya.
Padahal, katakan TR, perusahaan di wilayah itu harus mempekerjakan warga lokal, sehingga keberadaan mereka bermanfaat bagi warga setempat. Tidak menjadi polemik dan konflik di masyarakat.
“Berarti selama ini kami masyarakat yang berada di sekitar perusahaan hanya menonton saja, padahal kami lahir dan besar di sini, tapi yang bekerja malah orang-orang luar dan jauh. Apa gak kurang ajar itu,” tuturnya.
Hal senada diamini oleh tokoh sepuh lainnya. Jika perusahaan ternyata tidak beriktikad baik terhadap warga lokal, dalam waktu dekat masyarakat akan berunjukrasa mendatangi perusahaan.
Diketetahui, perusahaan expedisi ini sebelumnya sudah mempunyai gudang pull mobil di Merak dan Bojonegara Kota Cilegon. Di bawah CEO Mujana mengembangkan wilayah baru dengan mendirikan gudang dan perkantoran serupa di wilayah Cidongklang, Lebak Denok, Citangkil, Cilegon. ( Red )
Sumber Berita : KLIK SAE

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Siber Hukum & Kriminal

To Top
Kirim Pesan
Terimakasih Atas Informasinya, Kami akan menjaga identitas pemberi informasi