Uncategorized
Orangtua Pertanyakan Kuota Prestasi SPMB SMPN 10 Kota Serang yang Masih Tersisa
SERANG, Siber.news – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 10 Kota Serang menuai sorotan dari para orang tua wali murid. Pasalnya, meski total daya tampung sekolah belum terpenuhi sepenuhnya, jalur pendaftaran prestasi akademik dan non akademik dilaporkan sudah ditutup, memicu pertanyaan terkait transparansi pemenuhan sisa kuota.
Berdasarkan data website resmi, SMPN 10 Kota Serang menyediakan total kuota sebanyak 400 kursi yang akan dibagi ke dalam 10 Rombongan Belajar (Rombel). Namun, hingga saat ini, baru 352 siswa yang dinyatakan diterima melalui empat jalur yang tersedia. Artinya, masih terdapat 48 kursi kosong yang belum terisi.
“Pendaftaran pada jalur prestasi baik akademik maupun non-akademik tidak bisa di akses oleh calon siswa yang gagal melalui jalur domisili, padahal kuotanya baru terisi 80 dari 100,” ujar orang tua wali murid yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di lapangan SMP Negeri 10 Kota Serang, Kamis (02/07/2026)
Menurutnya seluruh jalur pendaftaran dibuka hingga tanggal 02 Juli, tapi hanya jalur prestasi yang tidak dapat di akses. Tentu hal tersebut menimbulkan banyak pertanyaan, akan diberikan kepada siapa kuota yang tersisa pada jalur prestasi.
Berikut Rincian Keterisian Kuota Jalur SPMB SMPN 10 Kota Serang, per 02 Juli 2026, Pukul 14.52 wib:
- Jalur Domisili, 200 pendaftar dari 200 kuota yang disediakan, jarak maximum 1566.31 (meter)
- Jalur Afirmasi, 65 pendaftar dari 80 kuota yang disediakan.
- Jalur Mutasi, 8 pendaftar dari 20 kuota yang disediakan.
- Jalur Prestasi, 80 pendaftaran dari 100 kuota yang disediakan, diantaranya;
- Akademi, 21 pendaftar, dengan nilai skor terendah 368.82.
- Non akademik, 33 pendaftar, dengan nilai skor terendah 387.72.
- Keagamaan, 26 pendaftar, dengan nilai skor terendah 572.83.
Keluhan mencuat khususnya pada Jalur Prestasi. Dari kuota 100 kursi yang disediakan, baru terisi 80 siswa (rincian: 21 jalur akademik, 33 non-akademik, dan 26 keagamaan).
Meski secara matematis masih tersisa 20 kursi kosong, sejumlah orang tua wali murid mengeluhkan bahwa sistem pendaftaran untuk jalur prestasi tersebut justru sudah ditutup. Hal ini menimbulkan kebingungan bagi warga yang anaknya memiliki potensi prestasi namun tidak dapat mendaftar.
Sementara itu, untuk Jalur Domisili menjadi satu-satunya jalur yang sudah terpenuhi 100% dengan total 200 siswa. Jalur Afirmasi masih menyisakan 16 kursi, dan Jalur Mutasi tersisa 12 kursi.
“Lantas dengan 10 rombel tersebut kan masih tersedia 48 kursi kosong, untuk siapa itu.?” tukasnya.
Terpisah Kepala Bidang (Kabid) SMP Dindikbud Kota Serang, Ahmad Supi, menjelaskan bahwa sejak dibuka pada 29 Juni, Jalur Prestasi sudah di tutup lebih awal yakni tanggal 01 Juli pukul 24.00 WIB
“Kalo yang jalur prestasi memang sudah off dari jam 24.00,” ujar Ahmad Supi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (02/07/2026)
Namun saat dikonfirmasi mengenai kuota prestasi yang tersisa 20 kursi, Supi belum memberikan tanggapannya.






