Uncategorized
Angin Puting Beliung Ratakan Rumah Warga Kota Agung Timur
Penulis : Agus
Rahardja
Rahardja
SBNews
Kab. Tanggamus – Mat Yasin (58) warga Pekon Kagungan, Kecamatan Kotaagung Timur,
Kabupaten Tanggamus, harus rela tidur beratapkan langit, lantaran jumat sore
hari (22/9) sekitar pukul 18:00 rumah yang menjadi kediamannya menjadi korban keganasan
angin puting beliung.
Kab. Tanggamus – Mat Yasin (58) warga Pekon Kagungan, Kecamatan Kotaagung Timur,
Kabupaten Tanggamus, harus rela tidur beratapkan langit, lantaran jumat sore
hari (22/9) sekitar pukul 18:00 rumah yang menjadi kediamannya menjadi korban keganasan
angin puting beliung.
Kapolsek
Kotaagung AKP Safri Lubis mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik.
M.Si. menjelaskan, akibat keganasan angin puting beliung tersebut Atap rumah
yang terbuat dari seng roboh dan ambruk.
Kotaagung AKP Safri Lubis mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik.
M.Si. menjelaskan, akibat keganasan angin puting beliung tersebut Atap rumah
yang terbuat dari seng roboh dan ambruk.
“Berdasarkan
keterangan saksi-saksi, sekitar pukul 18.00 WIB, hujan turun disertai angin
kencang di sekitar rumah korban dalam hitungan detik terjadi angin puting
Beliung, sehingga rumah korban yang bangunanya terbuat dari batu bata dan atap
seng roboh ambruk kebawah”, jelas AKP Syafri Lubis.
keterangan saksi-saksi, sekitar pukul 18.00 WIB, hujan turun disertai angin
kencang di sekitar rumah korban dalam hitungan detik terjadi angin puting
Beliung, sehingga rumah korban yang bangunanya terbuat dari batu bata dan atap
seng roboh ambruk kebawah”, jelas AKP Syafri Lubis.
Kapolsek
juga menjelaskan, setelah menerima informasi adanya musibah puting beliung
tersebut, tindakan kepolisian yang telah dilakukan meliputi pengecekan lokasi,
melakukan pengamanan seputar rumah korban, membantu korban dan berkoordinasi
dengan muspika dan aparat Pekon.
juga menjelaskan, setelah menerima informasi adanya musibah puting beliung
tersebut, tindakan kepolisian yang telah dilakukan meliputi pengecekan lokasi,
melakukan pengamanan seputar rumah korban, membantu korban dan berkoordinasi
dengan muspika dan aparat Pekon.
“Tidak
ada korban jiwa maupun luka, dalam kejadian tersebut tetapi kerugian korban
diperkirakan sebesar Rp. 15 juta” kata Kapolsek.
ada korban jiwa maupun luka, dalam kejadian tersebut tetapi kerugian korban
diperkirakan sebesar Rp. 15 juta” kata Kapolsek.
Ditambahkan
Kapolsek, diduga kurang bagusnya kontruksi bangunan sehingga tiupan angin
kencang tersebut membuat atap rumah korban rubuh dan jatuh.
Kapolsek, diduga kurang bagusnya kontruksi bangunan sehingga tiupan angin
kencang tersebut membuat atap rumah korban rubuh dan jatuh.

















