Uncategorized
Pernyataan Sikap Manivesto V di 73 Tahun Indonesia Merdeka: Pancasila Sebagai Hierarki Tertinggi
Menempuh Jalan Tengah Menuju Cita–Cita Nasional
Meletakan Pancasila Sebagai Hierarki Tertinggi
Meletakan Pancasila Sebagai Hierarki Tertinggi
Tidak dapat dipungkiri akan letak strategis Indonesia sebagai wilayah dan
Negara baik sebagai kawasan regional maupun global. Perlahan dan factual
ancaman yang menyertai posisi Indonesia semakin nyata dengan kinerja terstruktur, sistematik dan zigzag. Sehingga permasalahan bangsa yang terjadi
terlihat sangat alamiah akibat dampak dari perkembangan jaman atau kehendak
perubahan menuju globalisasi.
Keberhasilan penggerusan budaya gotongroyong telah mencapai keberhasilan sempurna pada pelemahan etika dan moral.
Negara baik sebagai kawasan regional maupun global. Perlahan dan factual
ancaman yang menyertai posisi Indonesia semakin nyata dengan kinerja terstruktur, sistematik dan zigzag. Sehingga permasalahan bangsa yang terjadi
terlihat sangat alamiah akibat dampak dari perkembangan jaman atau kehendak
perubahan menuju globalisasi.
Keberhasilan penggerusan budaya gotongroyong telah mencapai keberhasilan sempurna pada pelemahan etika dan moral.
Etika dan Moral berhasil disudutkan pada pilihan menolak atau menerima
perkembangan jaman dengan menghadapi pilihan tergerus oleh pertumbuhan social, kemiskinan, kesederhanaan sebagai
identitas diri.
perkembangan jaman dengan menghadapi pilihan tergerus oleh pertumbuhan social, kemiskinan, kesederhanaan sebagai
identitas diri.
Status social sebagai IDENTITAS DIRI telah berhasil menjauhkan cara berfikir kita sebagai bangsa Negara yang merdeka dan berdaulat. Sehingga identitas IDIOLOGI Negara sebagai Jiwa Bangsa hanya sebagai pelengkap
dalam
menurunkan aturan-aturan pengelolaan SDA dan pengembangan SDM
dalam
capaian Cita–Cita Nasional.
dalam
menurunkan aturan-aturan pengelolaan SDA dan pengembangan SDM
dalam
capaian Cita–Cita Nasional.
Perang Strategi AS vs RRC, Perang Modern, Perang Asimetris, Invisible Hand dan Proxy
War
merupakan pandangan–pandangan strategis, akademik dan
ilmiah dalam “MENG-ANATOMI” Kondisi Indonesia hari ini yang telah pada
titik
kesimpulan
sama yaitu Perang dilakukan
terhadap Indonesia
tidak
dengan cara
Konvensional
melainkan dengan cara
Inkonvensional.
War
merupakan pandangan–pandangan strategis, akademik dan
ilmiah dalam “MENG-ANATOMI” Kondisi Indonesia hari ini yang telah pada
titik
kesimpulan
sama yaitu Perang dilakukan
terhadap Indonesia
tidak
dengan cara
Konvensional
melainkan dengan cara
Inkonvensional.
“Keberhasilan” pengaburan
IDIOLOGI Pancasila di
Negara hokum menjadi akar
terhadap ketidak mampuan PANCASILA dalam implementasi system mewujudkan
cita–cita nasional yang diamanatkan dalam Pembukaan UUD
IDIOLOGI Pancasila di
Negara hokum menjadi akar
terhadap ketidak mampuan PANCASILA dalam implementasi system mewujudkan
cita–cita nasional yang diamanatkan dalam Pembukaan UUD
1945.
Dikotomi Pancasila sebagai idiologi terhadap hokum meletakkan PANCASILA
menjadi
abstrak.
abstrak.
Hukum tanpa identitas Idiologi
Negara telah menyandra dan membenarkan
seluruh aktifitas
kinerja penyelenggara Negara yang telah sesuai dalam
atarun
perundang-undangan.
Demokrasi Liberal membuat ketidakmampuan pemimpin–pemimpin bangsa yang berada dalam triaspolitika sebagai sistim politik dan hokum tata negara Indonesia bertanggungjawab mewujudkan cita–
cita
nasional.
Negara telah menyandra dan membenarkan
seluruh aktifitas
kinerja penyelenggara Negara yang telah sesuai dalam
atarun
perundang-undangan.
Demokrasi Liberal membuat ketidakmampuan pemimpin–pemimpin bangsa yang berada dalam triaspolitika sebagai sistim politik dan hokum tata negara Indonesia bertanggungjawab mewujudkan cita–
cita
nasional.
73
tahun Indonesia merdeka telah menempatkan secara subjektif, objektif sebagai
wilayah kawasan regional dan global sebagai
pusaran dunia.
Pergeseran geopolitik di kawasan samudra hindia serta samudra pasifik memposisikan
Indonesia sebagai “BAFFER” dunia bagi keselamatan benua
Asia, Afrika
dan
Eropa.
tahun Indonesia merdeka telah menempatkan secara subjektif, objektif sebagai
wilayah kawasan regional dan global sebagai
pusaran dunia.
Pergeseran geopolitik di kawasan samudra hindia serta samudra pasifik memposisikan
Indonesia sebagai “BAFFER” dunia bagi keselamatan benua
Asia, Afrika
dan
Eropa.
Factor
perang dagang yang terkembang
pasca perang dingin menempatkan kondisi ini tidak lagi menjadi teori yaitu ancaman “NASIONALISME
ETNIS”
untuk kedaulatan dan kemerdekaan.
perang dagang yang terkembang
pasca perang dingin menempatkan kondisi ini tidak lagi menjadi teori yaitu ancaman “NASIONALISME
ETNIS”
untuk kedaulatan dan kemerdekaan.
Tiga wilayah Provinsi otonom yaitu Profinsi otonom sebelah barat, sebelah
selatan dan sebelah utara di RRC tidaklah menjadi rahasia umun sebagai wilayah proxy
begitu pula Profinsi Timur–Mancuria dan Taiwan dilain pihak
kebangkitan nasionalisme di AS
dengan munculnya kembali KKC adalah indicator nyata sebagai variable kondisi
Amerika
hari
ini.
selatan dan sebelah utara di RRC tidaklah menjadi rahasia umun sebagai wilayah proxy
begitu pula Profinsi Timur–Mancuria dan Taiwan dilain pihak
kebangkitan nasionalisme di AS
dengan munculnya kembali KKC adalah indicator nyata sebagai variable kondisi
Amerika
hari
ini.
Keadaan ini tidaklah menjadi rahasia yang telah menggiring perubahan
geopolitik dunia dalam
perang dagang
hari ini. Dominasi situasi pada samudra
hindia dan samudra pasifik menimbulkan kekawatiran perdamaian dunia
sehingga Indonesia sangatlah “PENTING” bagi stabilitas benua Asia, Afrika dan
Eropa pondasi ini telah diletakkan dengan Bandung–Indonesia sebagai Ibu Kota KAA.
geopolitik dunia dalam
perang dagang
hari ini. Dominasi situasi pada samudra
hindia dan samudra pasifik menimbulkan kekawatiran perdamaian dunia
sehingga Indonesia sangatlah “PENTING” bagi stabilitas benua Asia, Afrika dan
Eropa pondasi ini telah diletakkan dengan Bandung–Indonesia sebagai Ibu Kota KAA.
Bila hal ini adalah factual dalam pengaburan situasi politik dalam negeri
menuju 2019 yang konstitusional itu menjadikan Indonesia sebagai BAFFER
kawasan dengan system yang liberal.
menuju 2019 yang konstitusional itu menjadikan Indonesia sebagai BAFFER
kawasan dengan system yang liberal.
Akan kah ini juga menjadi jaminan keamanan bagi wahai “tuan–tuan Asia,
Afrika
dan
Eropa” terhadap pertumbuhan situasi
kedepan.
dan
Eropa” terhadap pertumbuhan situasi
kedepan.
Bila
iya….
iya….
Apakah dengan cara “ITU” kami sebagi bangsa Negara merdeka berdaulat tapi
tidak mampu mewujudkan cita–cita nasional
akibat
system liberal
ini. Maka jawabannya KAMI AKAN MELAWAN atau…….
akibat
system liberal
ini. Maka jawabannya KAMI AKAN MELAWAN atau…….
Kami nyatakan :
PANCASILA SEBAGAI HIERARKI TERTINGGI DI SISTEM
HUKUM INDONESIA ADALAH JALAN TENGAH MENUJU
PERDAMAIAN DUNIA DAN JALAN NYATA BAGI INDONESIA MEWUJUDKAN CITA–CITA NASIONAL
YANG TERTUANG DALAM PEMBUAKAAN UUD 1945.
KAMI PUNYA HAK SEBAGAI BANGSA NEGARA MERDEKA BERDAULAT UNTUK MEWUJUDKAN CITA-CITA NASIONAL
HUKUM INDONESIA ADALAH JALAN TENGAH MENUJU
PERDAMAIAN DUNIA DAN JALAN NYATA BAGI INDONESIA MEWUJUDKAN CITA–CITA NASIONAL
YANG TERTUANG DALAM PEMBUAKAAN UUD 1945.
KAMI PUNYA HAK SEBAGAI BANGSA NEGARA MERDEKA BERDAULAT UNTUK MEWUJUDKAN CITA-CITA NASIONAL
Dalam hal
ini
Gerakan Kita Konsolidasi Mahasiswa Nasional
Indonesia menyampaikan dalam upaya penyebaran Manifesto Pancasila sebagai Hierarki tertinggi ke pada 43 Universitas PTN/PTS/Akademi/Sekolah Tinggi/Institut di
ini
Gerakan Kita Konsolidasi Mahasiswa Nasional
Indonesia menyampaikan dalam upaya penyebaran Manifesto Pancasila sebagai Hierarki tertinggi ke pada 43 Universitas PTN/PTS/Akademi/Sekolah Tinggi/Institut di
14 Provinsi
dan
seluruh orang tua
kami
rakyat Indonesia.
dan
seluruh orang tua
kami
rakyat Indonesia.
Dimana telah
kita sebarkan Manifesto Pancasila sebagai hierarki tertinggi
kepada :
kita sebarkan Manifesto Pancasila sebagai hierarki tertinggi
kepada :
1. Seluruh Anggota
DPR
RI dan DPD RI
DPR
RI dan DPD RI
2. Sembilan Hakim Mahkamah Konstitusi
3. Gubernur Lemhanas
4. Kemenhan RI
5. BIN
6. Mabes TNI
7. Mabes POLRI
8. MABESAD
9. MAKOSTRAD
10. BAIS
11. PUSTERAD
12. KODAM JAYA
13. POLDA
METRO
METRO
14. Seluruh Anggota
DPRD DKI
DPRD DKI
15. Gubernur DKI
16. Wakil Gubernur DKI
17. Seluruh Aggota DPRD
tingkat
Kota
Tanggerang Selatan
tingkat
Kota
Tanggerang Selatan
18. KOREM 052/WKR
19. KODIM Tanggerang
20. Polres Tangsel
21. KORAMIL Ciputat
22. Polsek Pamulang
23. Polsek Ciputat
Dan Gerakan Kita mengabarkan capain konfirmasi Instasi diatas dan akan
kita
tindak lanjuti
sampai batas akhir 21 Oktober 2018
kita
tindak lanjuti
sampai batas akhir 21 Oktober 2018
1. DPR RI
· Komisi 1
ketua komisi I akan sgera
mengecek kembali surat
ketua komisi I akan sgera
mengecek kembali surat
· DPR RI Komisi 2 Tidak ada
kontak
kontak
· DPR RI Komisi
3 Tidak ada Kontak
3 Tidak ada Kontak
· DPR RI Komisi 4
Sedang mengecek surat dan
akan segera menghubungi kembali
Sedang mengecek surat dan
akan segera menghubungi kembali
· DPR RI Komisi 5 tdidak ada
kontak
kontak
· DPR RI Komisi
6 Tidak Ada Kontak
6 Tidak Ada Kontak
· DPR RI Komisi
7 tidak ada kontak
7 tidak ada kontak
· DPR RI Komisi 8 surat sudah diterima tetapi belum ada balasan
karena
tidak ada
lampiran untuk pembalasan surat
karena
tidak ada
lampiran untuk pembalasan surat
· DPR RI Komisi 9 tidak ada
kontak
kontak
· DPR RI Komisi 10 tidak ada kontak
· DPR RI Komisi 11 tidak ada kontak
2. DPD
RI
tidak ada kontak
RI
tidak ada kontak
3. MK surat
sudah diterima/ dikirim ke 9 hakim MK
sudah diterima/ dikirim ke 9 hakim MK
4. Lemhanas surat belum sampai ke gubernur LEMHANAS
5. KEMENHAN RI Surat sudah diterima
6. BIN Tindak lanjut
konfirmasi
konfirmasi
7. Mabes TNI Tindak lanjut
konfirmasi
konfirmasi
8. Mabes POLRI Surat
masih di
bidang Intelkam (disposisi)
masih di
bidang Intelkam (disposisi)
9. MABESAD Tindak lanjut
konfirmasi
konfirmasi
10. MAKOSTRAD Tindak lanjut
konfirmasi
konfirmasi
11. BAIS Tindak lanjut konfirmasi
12. PUSTERAD Tindak lanjut konfirmasi
13. KODAM JAYA Tindak lanjut konfirmasi
14. POLDA
METRO Tindak lanjut
konfirmasi
METRO Tindak lanjut
konfirmasi
15. Seluruh Anggota
DPRD DKI
DPRD DKI
· DPRD
DKI
Komisi A tidak ada kontak
DKI
Komisi A tidak ada kontak
· DPRD DKI Komisi B Surat sudah dibagikan, dan belum ada tindak lanjut
· DPRD DKI Komisi C Surat sudah dibagikan, dan belum ada tindak
lanjut
lanjut
· DPRD DKI Komisi D Surat sudah dibagikan, dan belum ada
tindak lanjut
tindak lanjut
·
16. Gubernur DKI Surat sudah diterima tetapi belum tindak lanjut terkait
surat
balasan
surat
balasan
17. Wakil Gubernur DKI Wakil Gub DKI Surat sudah diterima, tetapi
pihak wakil gubernur DKI(kesbangpol) meminta untuk komunikasi kembali kepada komando untuk dapat mengkaji kembali hasil manifesto komando
18. Seluruh Aggota DPRD tingkat Kota Tanggerang Selatan Tindak
lanjut konfirmasi
lanjut konfirmasi
19. KOREM 052/WKR
20. KODIM Tanggerang
21. Polres Tangsel
22. KORAMIL Ciputat
23. Polsek Pamulang
24. Polsek Ciputat
Untuk menunjukan
komitmen
dan keseriusan
gerakan
kita
Konsolidasi
komitmen
dan keseriusan
gerakan
kita
Konsolidasi
Mahasiswa Nasional Indonesia KOMANDO dalam Manifesto Pancasila Hierarki
Tertinggi Presidium KOMANDO Tangsel, Jakarta dan Cianjur melakukan long
march Jakarta – Yogyakarta dalam
tema 627 KM
Semangat Pemuda Menyapa
Indonesia
untuk Pancasila
sebagai hierarki
tertinggi.
march Jakarta – Yogyakarta dalam
tema 627 KM
Semangat Pemuda Menyapa
Indonesia
untuk Pancasila
sebagai hierarki
tertinggi.
Pada hari ke 19 perjalanan long march telah menyampaikan hasil manifesto
kepada instasi,
Mesjid, Musholah, Kampus diantara
nya
:
kepada instasi,
Mesjid, Musholah, Kampus diantara
nya
:
Instansi
TNI
TNI
– Kodam III / Siliwangi
– Pusdikter , Bandung barat
– Mayon III Kostrad Cilodong
– Den Jasa , Bandung
– Kodim Cibinong –
Kab. Bogor
Kab. Bogor
– Kodim 0601 / Sumedang
– Koramil 06 / Cimanggis –
Depok
Depok
– Koramil Kramat Jati – Jaktim
– Koramil
2101 / Ciawi Bogor
2101 / Ciawi Bogor
– Koramil 01 / Cianjur Kota
– Koramil
1004 / Tanjungsari. Kab Sumedang
1004 / Tanjungsari. Kab Sumedang
– Koramil , Bogor timur
– Koramil
2124 / Cisarua
2124 / Cisarua
– Koramil 1105 /
Jatinangor , Kab Sumedang
Jatinangor , Kab Sumedang
– Koramil Karang tengah Cianjur
– Yon mekanis 201 , Jakarta
timur
timur
– Koramil Cimalaka
– Koramil
Sumedang Kota
Sumedang Kota
Instansi
kepolisian
kepolisian
– Polres Bogor
– Polres Cimahi
– Polsek Ciawi
, Bogor
, Bogor
– Polsek Pacet
, Cianjur
, Cianjur
– Polsek Cisarua
, Bogor
, Bogor
– Polsek Cugeunang , Cianjur
– Polsek Bogor Utara
– Polsek Bogor timur
– Polsek Ciranjang , Cianjur
– Polsek Tanjung Sari
, Sumedang
, Sumedang
– Polsek Pamulihan , Sumedang
– Polsek Karangtengah , Cianjur
– Polsek Sumedang Selatan
– Polsek Sukaraja , Bogor
– Polsek Congeang , Sumedang
Organisasi
– DOCBAR , Bandung Barat
–
Serikat
Kerja
PC
FSP , Bandung Barat
Serikat
Kerja
PC
FSP , Bandung Barat
– Persis PC Cibinong
-Angkatan Muda Siliwangi
, Bandung
, Bandung
Kecamatan
–
Kecamatan Sukaraja ,
Kab. Bogor
Kecamatan Sukaraja ,
Kab. Bogor
– Kecamatan Cisarua
, Kab. Bogor
, Kab. Bogor
–
Kecamatan Sumedang Selatan
Kecamatan Sumedang Selatan
– Kecamatan Ciawi
Instansi
lainnya
lainnya
–
Kejaksaan Negeri , Kab. Bogor
Kejaksaan Negeri , Kab. Bogor
–
Bupati Bogor
Bupati Bogor
– DPRD
Kab. Bogor
Kab. Bogor
–
Istana
Cipanas
Istana
Cipanas
– Walikota
Bandung
Bandung
–
DPRD Bandung Barat
DPRD Bandung Barat
Universitas
–
BEM KM UNIV . JUANDA , Bogor
BEM KM UNIV . JUANDA , Bogor
– BEM UNPI , Cianjur
–
BEM UNIBI , Bandung
BEM UNIBI , Bandung
– IPDN
–
BEM KEMA UNPAD
, Bandung
BEM KEMA UNPAD
, Bandung
– MENWA
YON
II UNPAD
, Bandung
YON
II UNPAD
, Bandung
Mesjid dan Musholah serta
tempat bermalam :
tempat bermalam :
Hari 1 : Mushola Al Muttaqin , Kalisari –
Ciracas. Jaktim
Ciracas. Jaktim
Hari 2 : Sekretarian DPD Arun Kab. Bogor
Hari
3 :
Masjid Al Furqon , Nanggewer . Cibinong ( PC persis Cibinong )
Hari
4 :
Masjid raya Bogor
3 :
Masjid Al Furqon , Nanggewer . Cibinong ( PC persis Cibinong )
Hari
4 :
Masjid raya Bogor
Hari 5 : Mushola Al–muafiqin , Gadog
– Bogor
– Bogor
Hari 6 : Mushola Al–mubarokah , Puncak Bogor
Hari 7 : Mushola Al Muhajirin / Pesantren Yayasan latahzan
Hari 8 –
9 :
Univ Suryakencana
9 :
Univ Suryakencana
Hari 10 : Penginapan , Koramil
Karangtengah Cianjur
Karangtengah Cianjur
Hari
11
: Masjid at–taubah , Cibogo . Bandung barat
11
: Masjid at–taubah , Cibogo . Bandung barat
Hari 12
– 13
: Basecamp DOCBAR , Bandung barat
– 13
: Basecamp DOCBAR , Bandung barat
Hari 14 : Sekretariat
Angkatan Muda Siliwangi , Braga
. Kota Bandung
Angkatan Muda Siliwangi , Braga
. Kota Bandung
Hari
15
: Pondok pesantren At –
Tamim , Cileunyi
Hari
16
: Koramil
1004 Tanjung sari
, Kab Sumedang Hari 17 : Masjid agung sumedang
15
: Pondok pesantren At –
Tamim , Cileunyi
Hari
16
: Koramil
1004 Tanjung sari
, Kab Sumedang Hari 17 : Masjid agung sumedang
Hari 18 : Polsek Congeang , Sumedang
Demikian
kiranya
hal–hal ini kami sampaikan dan
kembali gerakan kita mengingatkan dan menyatakan :
kiranya
hal–hal ini kami sampaikan dan
kembali gerakan kita mengingatkan dan menyatakan :
PANCASILA SEBAGAI HIERARKI TERTINGGI DI SISTEM HUKUM
INDONESIA ADALAH JALAN
TENGAH MENUJU PERDAMAIAN
DUNIA DAN
JALAN
NYATA BAGI INDONESIA MEWUJUDKAN CITA–CITA NASIONAL YANG TERTUANG DALAM PEMBUAKAAN
UUD 1945.
INDONESIA ADALAH JALAN
TENGAH MENUJU PERDAMAIAN
DUNIA DAN
JALAN
NYATA BAGI INDONESIA MEWUJUDKAN CITA–CITA NASIONAL YANG TERTUANG DALAM PEMBUAKAAN
UUD 1945.
KAMI PUNYA HAK SEBAGAI BANGSA NEGARA MERDEKA BERDAULAT UNTUK MEWUJUDKAN CITA–CITA NASIONAL
KOMANDO
KONSOLIDASI MAHASISWA NASIONAL INDONESIA
PRESIDIUM JAKARTA – TANGGERANG SELATAN
17 Agustus 2018



















