Uncategorized
Tuntut Pemecatan Oknum Penganiaya, Warga Lebak Jero Geruduk Gudang PT Putra Mas
SERANG, Siber.news – Puluhan warga Lingkungan Lebak Jero mendatangi distributor sekaligus gudang makanan ringan PT Putra Mas pada Kamis (14/05/2026). Kedatangan massa ini merupakan bentuk protes keras dan tuntutan keadilan atas dugaan kasus penganiayaan yang menimpa salah seorang warga berinisial MR (atau MD).
Aksi “ngagurudug” ini dipicu oleh insiden kekerasan yang terjadi di gerbang PT Putra Mas beberapa waktu lalu. Warga merasa geram karena oknum karyawan perusahaan berinisial HS diduga telah melakukan tindakan fisik secara sewenang-wenang.

Dalam orasinya di depan gerbang perusahaan, perwakilan warga menyampaikan dua tuntutan utama kepada manajemen PT Putra Mas dan aparat penegak hukum:
- Pemecatan Pelaku: Warga mendesak pihak perusahaan untuk segera memberikan sanksi tegas berupa Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK) kepada oknum HS.
- Proses Hukum: Warga meminta pihak berwajib segera menangkap dan memproses hukum pelaku sesuai dengan laporan yang telah dilayangkan.
“Kami menuntut perusahaan agar segera memberhentikan dan memecat oknum HS”.
“Dia telah melakukan penganiayaan terhadap warga kami. Kami ingin supremasi hukum ditegakkan seadil-adilnya agar ada efek jera dan tidak ada lagi kejadian serupa di kemudian hari,” ujar salah satu koordinator aksi di lokasi.
Meskipun kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke pihak kepolisian, warga merasa penanganan kasus terkesan lambat. Massa menegaskan bahwa mereka tidak akan tinggal diam sebelum pelaku diamankan oleh pihak berwajib.
“Segera proses kasus yang telah kami laporkan. Kami tidak akan diam sebelum HS ditangkap oleh pihak penegak hukum atau pihak yang berwajib,” tegas warga dalam pernyataan sikapnya.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar lokasi PT Putra Mas masih dalam pengawasan. Warga berharap pihak manajemen perusahaan menunjukkan itikad baik untuk menemui massa dan mengambil tindakan internal terhadap karyawannya yang bermasalah.
Sementara itu, warga Lebak Jero berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga jalur hukum mencapai putusan yang adil bagi korban.






