[metaslider id="20825"]Radjimo : Pengalaman Seseorang Dapat Berpengaruh Besar
Connect with us

Radjimo : Pengalaman Seseorang Dapat Berpengaruh Besar

Uncategorized

Radjimo : Pengalaman Seseorang Dapat Berpengaruh Besar

Radjimo Sastro Wijono ( Foto : Endez ) 

Kontributor : Abdul Raufian Rizkiansyah
Serang Raya, SBNews.co.id – Kegiatan-kegiatan untuk mengcounter isu perpecahan Indonesia semankin meluas. Terbukti  dengan adanya diskusi film yang mengajarkan toleransi dari kisah nyata, pada hari minggu (3/6) sore di Umah Kaujon, kota serang, kegiatan ini di gagas oleh Forum Banten Cinta Damai. 
Diskusi film ini memiliki tujuan sebagai bentuk apresiasi terdahap karya dan belajar toleransi antara umat beragama. pada film Of Many ada seorang Imam dan seorang Rabbi yang saling membantu satu sama lain dan membuat camp kepemimpinan antara orang muslim dan Yahudi, pada saat di camp itu kedua agama ini saling mengenal satu sama lain dan akhirnya terjadilah kebersamaan mulai dari bekerja bersama, diskusi dan hal lainnya. 
Film kedua berjudul Nina Bobo untuk Bobby, bercerita tentang pengalaman pribadi Alferd Munzer, penyintas holoucaust, yang saat ini tinggal di Washington DC, Amerika Serikat, dan berprofesi sebagai dokter spesialis penyakit dalam dan ahli paru-paru. 
“ Film yang menarik itu tentang Alferd Munzer yang di selamatkan oleh muslim Indonesia, dia akan menjadi tahu dan berfikir tentang adanya Indonesia dan muslim yang baik kemudian memiliki pengaruh besar terhadap kehidupannya.” Ujar Radjimo Sastro Wijono selaku Koordinator dalam Diskusi film.    Laki-laki berambut gondrong ini pun menjelaskan tentang pengalam seseorang dalam film ini juga menjadi sebuah pengaruh yang besar terhadap pikiran dan sikapnya.   
“ Acara ini memiliki harapan yang besar, walaupun tidak mudah untuk diwudujkan, kita seperti memanggil lagi ingatan-ingatan bahwa hidup bersama itu yang baik, hidup bekerjasama yang baik, hidup inklusif dan toleransi patut kita jaga, patut kita jadikan acuan untuk kehidupan keberbangsaan kita, mulai dari tingkat kampung, kecamatam, kota dan tingkat yang lebih luas lagi.” Pungkas Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia Cabang Banten ini.
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Siber Hukum & Kriminal

To Top
Kirim Pesan
Terimakasih Atas Informasinya, Kami akan menjaga identitas pemberi informasi