Berita hari ini
Proyek RKB SDN Melayu V Teluknaga Rp782 Juta Disorot: Pekerja Abaikan K3 Tanpa APD
TANGERANG,
siber.news — Kegiatan pembangunan infrastruktur pendidikan di Kabupaten Tangerang kembali menjadi sorotan tajam publik serta kalangan penggiat sosial. Berdasarkan pantauan langsung awak media di lapangan, proyek Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di SDN Melayu V, Kecamatan Teluknaga, saat ini tengah digenjot pengerjaannya oleh pihak rekanan.
Berdasarkan papan informasi resmi proyek yang terpasang jelas di lokasi kegiatan, proyek pembangunan fasilitas belajar ini dibiayai sepenuhnya menggunakan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026.
Tidak tanggung-tanggung, proyek renovasi dan penambahan fasilitas ini menggelontorkan anggaran dengan nilai kontrak yang cukup fantastis, yakni menyentuh angka sebesar Rp782.551.000,00.
Berdasarkan data yang tertera pada plang informasi tersebut, pengerjaan konstruksi ini dipercayakan kepada CV. Faiz Aji Wijaya selaku pihak penyedia jasa pelaksana di lapangan.
Adapun waktu yang dialokasikan bagi pihak kontraktor untuk merampungkan seluruh bangunan fisik tersebut adalah selama 75 hari kalender terhitung sejak dimulainya kontrak.
Pantauan visual di lokasi proyek justru memperlihatkan pemandangan yang mengkhawatirkan, di mana para pekerja bangunan tampak beraktivitas tanpa mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) standar keselamatan kerja.

Meskipun aktivitas pembangunan terlihat berjalan, pengabaian standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) ini menuai kritik tajam dan menuntut perhatian serius dari instansi terkait demi keselamatan jiwa para buruh di lapangan.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak Dinas Pendidikan maupun dari pihak kontraktor pelaksana terkait temuan di lapangan tersebut.






