Berita hari ini
Dugaan Penggunaan Formalin dan Boraks pada Kulit Sapi Impor di Tangerang
Tangerang,
siber.news – Warga melaporkan dugaan penggunaan bahan kimia berbahaya berupa formalin dan boraks dalam proses pengawetan kulit sapi impor di sebuah pabrik yang berlokasi di Jalan Sangiang Tanah Merah, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bahan kimia tersebut diduga diaplikasikan dalam tahap pengolahan sebelum produk kulit sapi diperdagangkan ke pasaran.
Saat awak media mendatangi lokasi untuk melakukan konfirmasi, pihak pengelola berinisial WG sama sekali tidak memberikan penjelasan substantif terkait tudingan tersebut.
Alih-alih memberikan klarifikasi, pihak pengelola justru menyodorkan sebuah amplop tanpa memberikan keterangan apa pun, yang diduga kuat sebagai upaya pembungkaman pemberitaan.
Amplop tersebut dengan tegas langsung ditolak oleh awak media, sejalan dengan prinsip independensi dan kode etik jurnalistik yang melarang wartawan menerima imbalan dalam bentuk apa pun.
Terlepas dari insiden penolakan amplop tersebut, pihak berwenang didesak untuk segera turun tangan melakukan pemeriksaan lapangan dan pengujian laboratorium di lokasi pabrik.
Langkah investigasi ilmiah ini sangat krusial untuk membuktikan secara pasti apakah zat berbahaya tersebut benar-benar digunakan dan berpotensi masuk ke dalam rantai pangan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada hasil uji laboratorium maupun keterangan resmi dari pemerintah, sehingga ruang klarifikasi tetap terbuka bagi pengelola pabrik demi menjaga keberimbangan informasi.






