Gunakan Matrial Bambu dan Berbahaya, Kades Panosongan Berharap Pemkab Serang Turun Tangan
Connect with us

Gunakan Matrial Bambu dan Berbahaya, Kades Panosongan Berharap Pemkab Serang Turun Tangan

Uncategorized

Gunakan Matrial Bambu dan Berbahaya, Kades Panosongan Berharap Pemkab Serang Turun Tangan

Jembatan Penghubung Desa Panosongan dengan Desa Katulisan terbuat dari matrial bambu dan tampak memperiatinkan, Rabu (25/10/2017). Foto: Subhandi
penulis : Subhandi

SBnews Kabupaten Serang –
Sering menelan korban, Pemerintah Desa Panosogan, Kecamatan Cikiesal, Kabupaten Serang, minta pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bangun jembatan penghubung, Desa Panosogan dengan Desa katulisan.
Jembatan penghubung yang terletak di Kampung Cibelengur, Desa Panosongan yang hanya mengunakan matrial bambu kini kondisinya memperhatikan, meski dalam kondisi itu, lebih kurang 2000 warga Desa Panosogan tetap mengunakan jembatan tersebut, dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Kepala Desa Panosongan, Rubani saat dikonfirmasi mengatakan, jembatan bambu yang menjadi kebutuhan masarakat untuk menyebrang dengan jalan kaki maupun pengendara roda dua, sering menelan korabn.
“Jembatan sudah hampir 10 tahun, menggunakan matrial bambu alakardarnya dan sering kali pejalan kaki ataupun pengendara sepeda motor terjatuh ke kali akibat jembatan yang kurang memadai,” terang Kades di ruang kerjannya, Rabu (25/10/2017).
Terkait hal itu, pengajuan-pengajuan proposal sering dilayaknan kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Serang, namun ungkap Rubani, sampai saat ini belum juga di prioritaskan dan belum juga di tinjau oleh Dinas terkait.
“Padahal kampung cibelengur bukan Jalan buntu, itu bisa tembus ke kampung lain, bisa ke Pasir Asem Desa ketulisan dan banyak sekali anak-anak sekolah dari desa Ketulisan yang sekolah di wilayah Desa panosogan yang melintasi jembatan tersebut,” jelasnya.
Dirinya juga berharap kepada Pemkab Serang, khususnya Bupati Serang agar memberikan bantuan untuk membangun jembatan yang sangat di butuhkan oleh masarakat luas.
“Agar pengguna jembatan bisa nyaman dan tidak takut untuk menyebrang juga bisa mempercepat jarak tempuh dari kampung kami ke kampung yang lainya dan sekaligus mudah-mudahan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masarakat kami nantinya,” harapnya.
Editor: AS04
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Siber Hukum & Kriminal

To Top
Kirim Pesan
Terimakasih Atas Informasinya, Kami akan menjaga identitas pemberi informasi