Andika Tewas, Saat Bekerja TI Rajuk
Connect with us

Berita hari ini

Andika Tewas, Saat Bekerja TI Rajuk

Pangkalanbaru (Bateng), Siber.News –Suasana sedih, kembali menyelimuti keluarga Andika alias Pandi (27) warga, Jalan Batu Nek Dusun Pantai Rt 13, Desa Batu Belubang, kecamatan Pangkalanbaru, Kota Pangkalpinang.

Pria anak satu ini, Tewas di lokasi Pertambangan Timah Inkovesional (TI), ilegal jenis Ti Rajuk di laut Sampur, desa Kebintik Rabu (04/03/2020) Siang Lalu.

Informasi yang berhasil dihimpun, Jumat (06/03/2020) korban tewas, terbentur pipa rajuk dan terpental satu meter dari lokasi kejadian.

Sementara rekan lainya langsung mengevakuasi korban dan membawa korban ke Rumah Sakit Umum Depati (RSUD) Hamzah kota Pangkalpinang.

Namun Naas korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia, kemudian langsung di bawa kerumah duka.

Pantauan Saat dilapangan, rumah duka terlihat tenda dan belasan kursi pelastik, terpajang di depan rumah.

Sementara, Pantauan di lokasi yang berbeda Di Pos Polair Polres Pangkalpinang terlihat Pemilik Ponton dan Barang Bukti sudah di amankan.

Ambo Upe, (38) kakak, kandung korban saat ditemui, Awak Media membenarkan adik kandungnya, tewas di Tambang Timah Inkovesional (Ti) Rajuk, milik Jamaludin alias Acok alias Gambreng, warga Desa Batu Belubang.

Masih dikatakan, Upe, adek kandungnya ketika di evakuasi, dari Ponton Tambang Rajuk, langsung di bawa ke RSUD Hamzah.

Kades Kebinti, Edi Ermanto, saat dikonfirmasi, Awak media membenarkan adanya kecelakaan kerja diwilayahnya. Namun korban bukanlah warganya, melainkan warga desa Batu Belubang berikut pemilik Tambang.

“Bukan warga kami, memang kalau kerjanya di pesisir kita,”katanya.

Terpisah, Kades Kebinti, Kades Batu Belubang

Dasihtri Ulan pun juga saat di konfirmasi mengaku bahwa korban dan pemilik ponton merupakan, warganya.

“Benar warga kita dan sekarang korban sudah di kebumikan berikut pemilik telah di amankan pihak Kepolisian,”ujarnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Sihotang, Saat di konfirmasi membenarkan adanya kejadian itu dan saat ini kasusnya sudah di tangani Satpolair Polres Pangkalpinang.

“Benar pemilik dan barang bukti sudah kita amankan dan masih dalam proses pemeriksaan kita.”tuturnya.

Sementara pantauan di lapangan, Sebanyak ratusan ponton, masih di beroprasi dan diduga semua Tambang yang menjamur itu tidak mengantongi Izin. (TIM Babel)

3 Comments

3 Comments

  1. Van

    8 Maret 2020 at 14:34

    I don’t know if it’s juѕt me or if perrhaps everybody else experiencing problems wkth yоur site.
    It seems like some of the writtеn text ᴡithin your content are
    running off the screen. Can someone eⅼse please
    provide feеdback and let me know if this is happening to them too?
    Ꭲhis maʏ be a issue wіth my webb brߋwser becaause I’ve had this happen previously.
    Many tһanks

  2. Kristen

    22 Maret 2020 at 00:33

    Howdy! This blog post could not be written any better! Reading through this article
    reminds me of my previous roommate! He constantly kept preaching about this.
    I most certainly will forward this article to
    him. Pretty sure he will have a very good read. Many thanks for sharing!
    Hello there! This article couldn’t be written much
    better! Looking through this post reminds me of my previous roommate!
    He always kept preaching about this. I’ll forward this information to him.
    Pretty sure he will have a very good read. Many thanks for sharing!
    These are actually enormous ideas in concerning blogging.

    You have touched some fastidious points here. Any way keep up wrinting.
    http://House.com/

  3. www.fdsfsdf.com

    26 Maret 2020 at 23:24

    I’m really loving the theme/design of your website.
    Do you ever run into any internet browser compatibility issues?
    A number of my blog visitors have complained about my site not working correctly
    in Explorer but looks great in Opera. Do you have any suggestions to help fix this problem?

Tinggalkan Balasan

Trending

Advertisement

Politik

Partner

banner-siber.news-bawah-berita
To Top