Berita hari ini
Tiga Satelit Air Dipasang Berdekatan, Warga Cipete Tangerang Mengeluh Krisis Air Bersih
TANGERANG,
siber.news — Warga RT 002/RW 04, Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, mengeluhkan krisis air bersih parah yang melanda lingkungan pemukiman mereka. Krisis ini diduga kuat dipicu oleh aksi seorang pemilik kontrakan dan toko sembako setempat (dikenal sebagai Ibu Rini) yang memasang sumur bor dalam atau satelit air sebanyak tiga titik dalam jarak yang sangat berdekatan.
Salah satu warga terdampak, Dermawan, mengungkapkan kekesalannya mewakili belasan kepala keluarga di sekitarnya. Pemasangan tiga unit satelit air yang hanya berjarak beberapa meter satu sama lain tersebut menyebabkan pasokan air tanah di sekitar lokasi tersedot drastis hingga sumur milik warga kering total.
“Yang tadinya kita normal-normal saja, semenjak tetangga yang merasa mampu itu memasang tiga satelit dengan jarak sangat berdekatan—bahkan satu rumah dipasang satu satelit—air sumur warga di sini setetes pun tidak keluar,” ujar Dermawan saat memberikan keterangan, Minggu (25/10/2026).
Dermawan menambahkan, dampak kekeringan ini sangat mencekik masyarakat kecil yang tidak memiliki kemampuan finansial untuk memperdalam sumur bor atau membeli mesin jet pump baru.
Ironisnya, aduan yang telah dilayangkan warga kepada Ketua RT setempat dinilai tidak membuahkan hasil maupun keberpihakan kepada korban terdampak. Warga menduga ada pembiaran dan sikap tutup mata dari pengurus lingkungan setempat atas masalah sosial tersebut.
“Kami sudah mencoba melapor ke tingkat RT, namun sepertinya tidak ada keberpihakan kepada warga yang mengalami kekeringan. Kami hanya minta hak kami dipenuhi, kami butuh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, bukan malah dikuasai oleh pihak yang merasa punya uang lalu berbuat semena-mena,” tegasnya.
Warga berharap Pemerintah Kota Tangerang melalui dinas terkait, serta aparat kecamatan dan kelurahan setempat, dapat segera turun ke lapangan untuk menertibkan dugaan pelanggaran pemanfaatan air tanah tersebut demi mengembalikan hak atas air bersih bagi masyarakat sekitar.






