Berita hari ini
Proyek Perbaikan Tanggul Situ Bulakan Berjalan Tanpa Papan Informasi, Transparansi Anggaran Dipertanyakan
TANGERANG,
siber.news – Aktivitas fisik berupa pengerukan dan perbaikan tanggul di kawasan wisata air Situ Bulakan, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, menjadi sorotan. Proyek yang melibatkan alat berat di lokasi tersebut dinilai janggal karena berjalan tanpa adanya papan informasi proyek yang transparan.
Berdasarkan pantauan dan investigasi di lapangan pada Jumat (22/5/2026) siang, sebuah alat berat jenis ekskavator amphibi berwarna oranye tampak sibuk melakukan aktivitas pengerukan tanah di sepanjang tepian rawa. Area pinggiran situ juga telah dipasang pembatas berupa cerucuk kayu yang dibalut terpal plastik hitam sebagai penahan tanggul.
Di lokasi pengerjaan, petugas memasang plang peringatan berwarna kuning dengan logo resmi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten serta UPTD DAS Cidurian Cisadane. Plang tersebut bertuliskan permohonan maaf atas terganggunya perjalanan warga karena adanya proyek perbaikan tanggul situ/danau.
Namun, meskipun instansi penanggung jawab proyek diketahui berasal dari UPTD DAS Cidurian Cisadane Provinsi Banten, di sekitar lokasi pengerjaan tidak ditemukan satu pun papan nama proyek (papan informasi anggaran) yang semestinya dipasang oleh pihak pelaksana atau kontraktor.
Ketiadaan papan informasi anggaran ini memicu pertanyaan dari warga maupun pengamat publik terkait aspek transparansi. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) serta regulasi mengenai pengadaan barang dan jasa pemerintah, setiap proyek yang menggunakan uang negara wajib mempublikasikan detail pengerjaan agar masyarakat dapat melakukan fungsi pengawasan.
“Masyarakat sekarang tahu kalau ini kerjaan dari UPTD DAS Cidurian Cisadane Banten lewat plang jalan itu. Tapi pertanyaannya, berapa nilai anggarannya? Siapa kontraktor pelaksananya? Berapa lama waktu pengerjaannya? Anggaran negara itu uang rakyat, jadi papan proyeknya harus tetap dipasang jelas, jangan ditutupi,” ujar salah seorang warga yang melintas di sekitar Jl. Villa Mutiara Pluit.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengawas lapangan maupun kepala UPTD DAS Cidurian Cisadane mengenai legalitas, nilai kontrak, serta detail teknis pengerjaan perbaikan tanggul di Situ Bulakan tersebut.






