HMI-MPO Mengkritik Pemda Lebak Perihal Bencana Banjir
Connect with us

HMI-MPO Mengkritik Pemda Lebak Perihal Bencana Banjir

HMI-MPO Mengkritik Pemda Lebak Perihal Bencana Banjir

Berita hari ini

HMI-MPO Mengkritik Pemda Lebak Perihal Bencana Banjir

Lebak, SiberNews – Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) cabang Lebak Tubagus Muhamad Tri Aprilyandi menilai bencana banjir yang berada diwilayah Rangkasbitung bukan hanya sekedar curah hujan yang tinggi saja.

Beliau menilai ada beberapa faktor yang tentu menjadi penyebab banjir, diantaranya proyek jalan tol Rangkasbitung-Serang serta banyaknya proyek Pembangunan Perumahan diwilayah Rangkasbitung.

“Banjir yang berada di beberapa titik kota rangkasbitung menurut saya bukan hanya curah hujan saja, tetapi ini akibat adanya proyek jalan tol serta pembangunan perumahan sehingga yang awalnya jika diguyur hujan sehari semalem tidak banjir saat ini menjadi banjir,” ucap Tubagus Muhamad Tri Aprilyandi, Selasa (14,09,2021)

HMI-MPO Mengkritik Pemda Lebak Perihal Bencana Banjir

Menurut Tubagus, harus ada upaya Pemerintah daerah dalam memberikan solusi yang solutif mengingat kita akan memasuki musim hujan yang tentu curah hujannya akan semakin tinggi dan waktunya akan semakin lama.

“Tentu pemerintah daerah harus bisa buka mata atas kejadian banjir yang mengguyur wilayah Rangkasbitung, Harus adanya solusi yang solutif yang diberikan oleh Pemerintah Daerah, entah dengan pengecekan aliran air yang bisa saja tersumbat akibat tumpukan sampah atau karena tidak adanya pepohonan yang menampung air akibat sudah ditebangnya karena proyek jalan tol ataupun Perumahan”, Ungkap Tubagus.

Ia berharap pemerintah daerah harus lebih serius dalam menangani banjir khususnya wilayah-wilayah yang rawan akan banjir, mengingat tentunya dalam beberapa bulan kedepan kita akan mengahadapi cuaca yang cukup ekstrem.

“Tentu ini harus menjadi sorotan bagi pemerintah daerah dalam menangani bencana banjir yang ada di wilayah Kabupaten Lebak, belum lagi banyaknya wilayah yang tadinya tidak terdampak banjir menjadi terkena banjir akibat banyaknya proyek-proyek pembangunan. Pemerintah Daerah harus mampu memberikan solusi yang solutif bukan terfokus pada bantuan saja tapi mencari titik permasalahan utamanya mengapa wilayah Rangkasbitung saat ini menjadi wilayah rentan banjir.” Ucap Tubagus.

Klik Disini
Advertisement
Baca juga...

Siber Hukum & Kriminal

To Top