Berita hari ini
Demo Jilid II: Mahasiswa Desak Kejagung Usut Dugaan Manipulasi Klaim Tugu Insurance
JAKARTA,
siber.news – Gelombang protes menyasar PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia. Kelompok Masyarakat dan Mahasiswa Anti Korupsi Indonesia (MAKI Indonesia) kembali menggeruduk Gedung Kejaksaan Agung RI pada Kamis (30/4/2026).
Massa menuntut Korps Adhyaksa segera mengusut tuntas dugaan manipulasi klaim asuransi kendaraan. Aksi jilid kedua ini membawa bukti investigasi lapangan yang mengarah pada praktik lancung di internal perusahaan asuransi tersebut.
Koordinator Lapangan, Husein, mengungkapkan adanya dugaan gratifikasi yang melibatkan bengkel rekanan, PT Mitra Auto Indo. Oknum terkait diduga meminta sejumlah uang hingga satu unit mobil sebagai pelicin urusan klaim.
“Kami menemukan indikasi kuat pelanggaran korupsi. Praktik ini tidak hanya merugikan konsumen secara materil, tapi juga menghancurkan integritas sektor jasa keuangan nasional,” tegas Husein di sela aksi.
Dalam tuntutannya, MAKI Indonesia mendesak Kejagung segera memulai penyelidikan formal. Mereka meminta jaksa tidak ragu menyeret pihak manajemen yang terbukti membiarkan praktik manipulasi ini berlangsung.
Selain itu, massa mendesak Kejagung berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Audit investigatif menyeluruh dianggap mendesak untuk membedah borok dalam sistem klaim di Tugu Pratama.
Keterlibatan lembaga antirasuah seperti KPK juga diharapkan guna menjamin transparansi. Massa menilai skandal ini merupakan ancaman serius bagi kepercayaan publik terhadap industri asuransi di Indonesia.
Aksi ditutup dengan peringatan keras bahwa massa akan terus mengawal kasus ini hingga ada tersangka. Mereka menegaskan, sektor keuangan harus bersih dari oknum yang menjadikan hak nasabah sebagai ladang pungli.








