Berita hari ini
Baru Setahun, Lapangan Futsal Kelapa Dua Dibongkar: Warga Curigai Anggaran
TANGERANG,
siber.news – Proyek lapangan futsal di kawasan KD Park, Kelurahan Bencongan, menuai kecaman pedas. Fasilitas yang baru rampung tahun 2024 tersebut kini justru dibongkar total, padahal usianya baru genap satu tahun dan masih dalam kondisi layak.
Pantauan di lapangan menunjukkan pemandangan ganjil; rumput sintetis yang sebelumnya terpasang bagus kini telah dicabut habis. Warga mempertanyakan keberadaan material bongkaran tersebut yang raib dari lokasi proyek tanpa kejelasan status asetnya.
Proyek “bongkar-pasang” ini diketahui menelan biaya fantastis sebesar Rp199.400.000 dari APBD 2026. Masyarakat menilai angka tersebut merupakan pemborosan nyata di tengah banyaknya infrastruktur lain yang lebih membutuhkan perbaikan mendesak.
Perencanaan proyek yang dilakukan di bawah otoritas Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat, dianggap tidak matang dan asal-asalan. Warga mencium adanya aroma pemaksaan proyek demi menyerap anggaran pajak yang dibayarkan rakyat.
“Kalau masih bagus harusnya cukup dirawat, bukan dihancurkan total begini. Ini jelas-jelas menghamburkan uang rakyat,” cetus salah seorang warga yang geram melihat kondisi lapangan di lokasi proyek. Senin kemarin (27/4).
Pihak pelaksana, PT Abawayn Berkah Mandiri, seolah enggan menampakkan diri. Saat didatangi ke lokasi, tidak ada satupun perwakilan kontraktor maupun pengawas yang bisa dimintai keterangan terkait teknis pengerjaan.
Sikap tertutup juga ditunjukkan oleh Camat Dadang Sudrajat. Upaya konfirmasi melalui pesan singkat hingga berita ini diturunkan tidak direspon, menunjukkan buruknya transparansi pejabat publik dalam menyikapi kritik masyarakat.
Kini, warga mendesak instansi terkait untuk segera melakukan audit terhadap proyek mencurigakan ini. Publik menuntut pertanggungjawaban agar anggaran daerah tidak hanya dijadikan ajang “bancakan” melalui proyek-proyek mubazir.








