Berita hari ini
Diduga Tak Transparan, Proyek Turap Kali Sabi Tangerang Disorot
TANGERANG,
siber.news — Proyek pembangunan turap di Kali Sabi, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, tengah menjadi sorotan publik menyusul berbagai pertanyaan seputar standar pengerjaan, aspek teknis, serta keterbukaan informasi di lapangan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, proyek fisik sepanjang kurang lebih 1.000 meter tersebut diketahui bersumber dari anggaran Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang.
Di lokasi kegiatan, pelaksanaannya terpantau belum dilengkapi dengan papan informasi proyek yang biasanya memuat detail anggaran, nomor kontrak, serta identitas kontraktor pelaksana.
Kondisi tersebut membuat masyarakat dan lembaga kontrol sosial kesulitan untuk mengakses informasi secara transparan terkait spesifikasi maupun rincian anggaran yang dikelola pada proyek penahan erosi ini.
Minimnya atribut informasi ini memunculkan tanda tanya di tengah warga mengenai bentuk akuntabilitas publik dari instansi dan pihak ketiga yang bertanggung jawab terhadap jalannya pekerjaan.
Dari aspek material, penggunaan pasir di lapangan sempat mendapat catatan karena secara visual tampak bercampur tanah dan menggumpal, di mana pekerja menyebutkan material tersebut kurang ideal untuk pasangan batu.
Secara teknis di lapangan, hasil pantauan menunjukkan struktur dinding batu baru tampak dikerjakan di atas fondasi yang sudah ada sebelumnya.
Kendati proyek tersebut berfungsi sebagai peninggian, para pengamat konstruksi menilai pekerjaan tetap memerlukan perhitungan teknis yang matang agar strength atau kekuatan struktur tetap teruji dan tidak rentan terhadap risiko pergeseran.
Selain itu, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi para pekerja di area saluran air juga dinilai perlu mendapat perhatian lebih guna mencegah potensi risiko kecelakaan kerja.
Sementara itu, mandor proyek bernama Asep saat ditemui mengaku belum pernah melihat papan informasi proyek serta belum sempat menemui pengawas dari dinas maupun konsultan terkait di lokasi.
Menanggapi berbagai catatan tersebut, dinas terkait di Kabupaten Tangerang diharapkan dapat segera melakukan peninjauan lapangan dan evaluasi menyeluruh agar pelaksanaan proyek infrastruktur ini dapat memenuhi standar mutu, keselamatan, serta transparansi publik yang diharapkan.






