Berita hari ini
Kontraktor dan Pengawas Tidak Ada di Lokasi, Proyek SMAN 33 Tangerang Disorot
Tangerang,
siber.news — Proyek pembangunan ruang kelas SMAN 33 Kabupaten Tangerang mendadak menuai sorotan tajam setelah kedapatan mengabaikan standar keselamatan kerja di lapangan.
Pekerjaan fisik yang menelan anggaran fantastis dari uang rakyat tersebut dikerjakan oleh penyedia jasa CV. Nabiel Putra dengan nilai kontrak mencapai Rp 10.188.468.000,00 dari APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan pantauan langsung tim investigasi pada Selasa, 1 September 2026 pukul 09.27 WIB, para buruh bangunan terlihat beraktivitas tanpa mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) yang layak.
Sejumlah pekerja tampak leluasa merakit besi tulangan dan berada di bawah struktur bangunan bertingkat tanpa menggunakan helm keselamatan (safety helmet) maupun sepatu khusus (safety shoes).
Kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena sebagian pekerja hanya mengenakan sandal jepit, bahkan ada yang bertelanjang dada di tengah material bangunan berat yang tajam dan berbahaya.
Ironisnya lagi, salah seorang pekerja di lokasi terlihat santai merokok di area konstruksi aktif, yang jelas-jelas melanggar ketentuan dasar keselamatan kerja di lingkungan proyek.
Kurang diawasi sehingga para pekerja seenaknya saja di lokasi proyek mengabaikan SOP keselamatan yang telah ditetapkan.
Ketika awak media mencoba melakukan konfirmasi di lokasi, tidak satupun perwakilan resmi dari manajemen CV. Nabiel Putra maupun pihak Konsultan Supervisi yang dapat ditemui.
Di lokasi proyek, awak media hanya menemui seorang mandor harian bernama Sariman, yang kemudian melempar tanggung jawab koordinasi kepada pihak lain.
“Untuk koordinasi media bisa langsung ke Sungkono, orangnya bos,” ujar Sariman singkat saat dikonfirmasi oleh awak media di lokasi kegiatan.
Sementara hingga berita ini diterbitkan pihak manajemen belum memberikan keterangan resmi dan pengabaian standar K3 berdasarkan UU No. 1 Tahun 1970 ini mendesak untuk segera dievaluasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten.






