Uncategorized
Kopdar FKBB: Dari Obrolan Kafe hingga Racikan Strategi Menuju Milad ke-3
SERANG, Siber.news – Suasana salah satu kafe di Kota Serang mendadak ramai dan penuh kehangatan pada hari Minggu siang (07/06/2026). Bukan sekadar nongkrong biasa, rupanya keluarga besar Organisasi Kemasyarakatan Federasi Komunikasi Banten Bisa (FKBB) sedang menggelar kopi darat (kopdar) bulanan.
Dimulai pukul 13.00 WIB, acara ini menjadi ajang temu kangen sekaligus wadah serius tapi santai untuk mengonsolidasikan organisasi. Fokus utamanya? Mematangkan persiapan menyambut hari jadi mereka, yaitu Milad ke-3 FKBB yang bakal digarap megah pada Oktober 2026 mendatang.
Ketua Umum FKBB, Nasudin, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan sinergi, baik di internal maupun dengan pihak luar. Ia berpesan agar setiap bidang bisa bergerak maksimal menjalankan tupoksinya tanpa membawa urusan pribadi ke dalam roda organisasi.
“Untuk pencarian anggaran organisasi, kita harus bergerak bersama. Silaturahmi harus terus dijaga dengan baik. Jangan sampai ada ego pribadi yang diutamakan. Organisasi harus menjadi rumah bersama yang mengedepankan kebersamaan,” tegas Nasudin.
Apresiasi juga datang dari Dinar, seorang pengamat organisasi yang hadir siang itu. Menurutnya, FKBB menunjukkan progres yang sangat baik dari waktu ke waktu dan punya potensi besar untuk ikut menyejahterakan masyarakat sekitar.
Aroma kopi yang beradu dengan diskusi hangat melahirkan berbagai masukan dari para tokoh FKBB. Lina, selaku Penasehat, menyuntikkan semangat lewat slogan kebanggaan mereka, “FKBB… Bisa, Bisa, Bisa, Yes”, agar seluruh anggota siap menghadapi tantangan demi memajukan organisasi.
Mengingat waktu menuju Oktober semakin dekat, Mitha Aliya selaku Ketua Pelaksana Milad ke-3 langsung tancap gas mengajak semua anggota memperkuat kebersamaan demi suksesnya acara.
Tantangan ini disambut riuh oleh para pengurus bidang:
- Siti Maemunah (Humas): Mengajak anggota saling memotivasi dan mulai merencanakan anggaran dari sekarang.
- Khaeriyah (Peranan Wanita): Mengusulkan aksi nyata lewat iuran bersama sebagai bentuk kepedulian awal.
- Gimin (Pengawas Eksternal): Mengingatkan pentingnya transparansi. “Semua yang berkaitan dengan anggaran harus tercatat jelas dan transparan agar kepercayaan anggota tetap terjaga,” ujarnya.
Di sisi lain, Walid dari Bidang Hukum dan HAM menekankan bahwa FKBB bukan sekadar organisasi yang mengejar kuantitas atau jumlah massa, melainkan kualitas kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
Menutup sore yang produktif itu, Yunan, sosok di balik terciptanya Mars FKBB, memberikan suntikan motivasi terakhir. Ia mengingatkan bahwa kunci kuatnya organisasi ada pada komunikasi dan silaturahmi. Tak lupa, ia menyelipkan pesan unik agar seluruh keluarga besar FKBB menghafal lagu Mars organisasi sebagai bagian dari identitas diri.
Kopdar kali ini sukses menelurkan satu komitmen kuat: dengan semangat kekeluargaan, seluruh elemen FKBB siap bahu-membahu melangkah pasti menuju usia baru di bulan Oktober nanti.
Reporter: Didi






