Berita hari ini
Yayasan Peduli Bangsa Tegaskan Kualitas Jadi Standar Utama di Dapur MBG Kolelet
Pandeglang,
siber.news|Manajemen Dapur MBG Kolelet di Desa Kolelet, Kecamatan Picung, sebagai Mitra BGN di bawah naungan Yayasan Peduli Bangsa, secara tegas membantah isu yang menyebut pihaknya tidak melibatkan pengusaha lokal.
Pihak yayasan menyatakan bahwa tudingan tersebut tidak benar, karena pada prinsipnya Dapur MBG sangat terbuka untuk bersinergi dengan potensi ekonomi lokal di wilayah tersebut.
Namun, pengelola menjelaskan bahwa berdasarkan hasil seleksi teknis, produk dari pengusaha desa termasuk milik Kang Ari dinilai belum memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh tim ahli.
Pihak yayasan menekankan bahwa bukannya mereka tidak mau mengutamakan pengrajin lokal, namun prioritas tertinggi dalam program nasional ini adalah kualitas mutlak bahan baku.
Penilaian tersebut dilakukan langsung oleh Ahli Gizi yang memantau aspek higienitas proses, kepadatan tekstur, hingga konsistensi nutrisi pada setiap sampel tempe yang diajukan.
Kepala SPPG Yayasan Peduli Bangsa, Fitri Hermawati, menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan tim ahli tersebut demi menjaga integritas program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Pandeglang.
“Kami memiliki tanggung jawab terhadap asupan anak-anak. Jika hasil penilaian Ahli Gizi menyatakan belum layak, kami tidak bisa mengambil risiko tersebut demi keamanan konsumsi siswa,” tegas Fitri Hermawati, melalui telepon selulernya, 1 Februari 2026.
Pihak yayasan tetap membuka ruang bagi Kang Ari dan pengusaha lokal lainnya untuk memperbaiki mutu produksi agar ke depannya dapat memenuhi standar resmi yang ditetapkan oleh BGN.

















