Berita hari ini
Soroti Integritas Pemilu dan Kebijakan Anggaran, Aliansi Mahasiswa Tangerang Raya Siap Geruduk Jakarta 20 Juni
TANGERANG,
siber.news – Aliansi Mahasiswa Tangerang Raya menggelar konsolidasi di kawasan Cikokol, Kota Tangerang, guna merespon gelombang aksi massa yang berlangsung di Jakarta Pusat dalam beberapa hari terakhir. Pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran Ketua Cipayung serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Tangerang Raya.
Konsolidasi ini secara khusus membahas “Tuntutan 11+9” yang dinilai merepresentasikan permasalahan universal dalam pengambilan kebijakan nasional. “Kami melihat tuntutan yang ada sudah mencakup masalah makro, namun perlu penajaman pada akar masalah yang paling krusial,” ujar salah satu perwakilan massa aksi di lokasi.
Mahasiswa menyoroti masalah integritas pemangku kebijakan dari tingkat pusat hingga daerah, yang dinilai cedera akibat keterlibatan aparat penegak hukum sejak Pemilu 2024. Krisis kepercayaan publik ini dianggap sebagai bom waktu yang sangat berimplikasi buruk terhadap jalannya pemerintahan.
Guna mengawal isu tersebut, Aliansi Mahasiswa Tangerang Raya sepakat menambah poin baru dan mengusung tema besar “Tuntutan 11+9+ Satu Pemilu Jurdil”. Gerakan ini direncanakan akan dibawa langsung dalam aksi massa yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta Pusat pada Kamis, 20 Juni 2026 mendatang.
Melalui tuntutan baru ini, mahasiswa mendesak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjamin pemilu mendatang bersih dari keterlibatan aparat penegak hukum dalam bentuk kepentingan apa pun. “Sebab, pengawasan yang disusupi kepentingan aparat hanya akan berujung pada intervensi politik dan konflik kepentingan kelompok,” tegasnya.
Kondisi bangsa saat ini juga dikritik tajam karena dinilai kerap menghambur-hamburkan anggaran demi kepentingan kelompok tanpa mempertimbangkan kapasitas APBN. “Sangat ironis ketika kondisi ekonomi masyarakat sedang sulit, tetapi anggaran negara justru tidak dialokasikan secara bijak,” tambahnya.
Aliansi bahkan menyamakan potret buruk ini dengan proyek Hambalang pada era SBY, pembangunan IKN pada era Jokowi, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang populer saat ini. Program-program tersebut dinilai berdampak sistemik ke berbagai sektor, hingga mempengaruhi kebijakan yang mencekik rakyat seperti harga BBM.
Narahubung:
Elwin Mendrofa (Ketua DPC GMNI Kota Tangerang / Perwakilan Cipayung Kota Tangerang)






