Berita hari ini
Sebut Proyek Cihara Diduga Asal-Asalan, Mulyadi Jayabaya: Audit dan Beri Sanksi!
Lebak,
siber.news– Tokoh masyarakat Kabupaten Lebak, H. Mulyadi Jayabaya, memberikan respons tegas terkait dugaan pengerjaan asal-asalan pada proyek jalan di Cihara senilai Rp7,3 miliar. Ia meminta pihak berwenang segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap hasil pekerjaan tersebut.
Melalui pesan singkat pada Minggu (22/2/2026), pria yang akrab disapa Abah Haji JB ini menyatakan bahwa sanksi harus diberikan jika audit menemukan ketidaksesuaian. Hal ini merespons laporan foto kerusakan jalan beton yang sudah retak dan berlubang di bagian bawahnya.
“Berikan sanksi, di-audit hasilnya,” ujar Mulyadi Jayabaya singkat saat dikonfirmasi media mengenai kualitas proyek yang menjadi sorotan publik tersebut.
Selain mendesak audit, mantan Bupati Lebak dua periode ini menegaskan bahwa pihak kontraktor wajib melakukan perbaikan fisik di titik-titik yang rusak. Langkah ini diperlukan agar infrastruktur yang dibiayai uang rakyat tidak hancur dalam waktu singkat.
“Harus diperbaiki,” tambahnya. Ia menekankan bahwa kualitas fisik jalan adalah prioritas utama agar anggaran miliaran rupiah tersebut benar-benar bermanfaat bagi mobilitas masyarakat di wilayah Cihara.
Di sisi lain, Abah Haji JB menyatakan tidak membutuhkan sanjungan atas sikap kritisnya dan lebih memilih fokus pada perbaikan nyata di lapangan. Hingga saat ini, Dinas PUPR Lebak dilaporkan masih bungkam terkait polemik kualitas proyek tersebut.





















