Berita hari ini
Proyek Pipa Jati Uwung Diduga Abaikan K3, Pengawasan Perumda TB Dipertanyakan
Kota Tangerang,
siber.news – Proyek galian pemasangan pipa air bersih di Kampung Cikoneng Girang, Kelurahan Manis Jaya, Jati Uwung, menuai sorotan tajam. Pekerjaan yang disebut milik Perumda Tirta Benteng ini diduga kuat mengabaikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Berdasarkan pantauan di lokasi, area galian tampak menganga tanpa dilengkapi rambu-rambu proyek maupun pembatas pengaman yang memadai. Kondisi ini diduga sengaja dibiarkan sehingga mengancam keselamatan pengguna jalan dan warga sekitar.
Tak hanya itu, sejumlah pekerja terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, seperti helm keselamatan. Mereka hanya bermodalkan rompi kerja saat melakukan penggalian, yang memicu dugaan adanya pemangkasan biaya perlengkapan kerja.
“Kedalaman galian kurang lebih 80 sentimeter, untuk panjangnya bervariasi tergantung titik pemasangan karena ini pemukiman padat,” ujarnya salah satu pekerja yang ditemui di lokasi proyek tersebut.
Warga setempat pada dasarnya menyambut baik program air bersih ini, namun mereka mengecam cara kerja pelaksana yang ugal-ugalan. “Kami senang ada air bersih, tapi harus tetap patuhi aturan, jangan asal gali,” katanya seorang warga yang enggan disebut namanya.
Kekhawatiran warga memuncak karena galian terbuka tersebut berada di akses mobilitas masyarakat. “Jangan sampai ada kejadian dulu baru ditindak, galian ini tanpa pembatas, sangat bahaya buat anak-anak,” tambahnya dengan nada kecewa.
Kejelasan mengenai kontraktor pelaksana pun tampak gelap karena tidak adanya papan informasi proyek di lokasi. Hal ini menimbulkan dugaan adanya proyek “siluman” yang tidak transparan dalam penggunaan anggaran maupun identitas perusahaan.
Hingga saat ini, pengawas dari Perumda Tirta Benteng tidak terlihat di lokasi, sehingga muncul dugaan adanya pembiaran terhadap pelanggaran SOP. Pihak terkait masih bungkam dan belum memberikan keterangan resmi atas kelalaian ini.





















