Berita hari ini
Proyek Drainase Cikupa Rp2,9 Miliar Diduga Sarat Masalah
TANGERANG,
siber.news — Pelaksanaan Proyek Lanjutan Pembangunan Drainase Jalan Syech Nawawi (Bojong – Bugel), Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, kian memprihatinkan. Proyek bernilai Rp2,9 miliar dari dana APBD 2026 ini tak hanya sepi kegiatan, tetapi juga terindikasi kuat dikerjakan asal-asalan.
Pantauan di lokasi Jalan Pemda Tigaraksa pada Jumat (16/10/2026) siang menunjukkan area proyek sepi tanpa ada aktivitas pekerja maupun kontraktor. Proyek senilai Rp2.927.296.000,00 yang dikerjakan CV. Elbrus Bangun Cipta ini terkesan dibiarkan mangkrak begitu saja.
Di lokasi, kualitas fisik pekerjaan tampak sangat buruk. Pemasangan beton U-ditch terlihat miring, tidak presisi, dan elevasinya semrawut, yang berpotensi menyumbat aliran air dan memicu genangan permanen.
Penggunaan material U-ditch juga dipertanyakan karena diduga kuat menggunakan tipe Light Duty (beban ringan) yang hanya diperuntukkan bagi jalur pejalan kaki atau taman.
Padahal, lokasi proyek berada di tepi jalan raya utama yang ramai dilintasi kendaraan padat, di mana seharusnya wajib menggunakan spesifikasi Heavy Duty (beban berat) agar struktur tidak ambles.

Dugaan pelanggaran teknis makin terlihat dari proses pengurugan (backfilling). Pihak kontraktor justru memanfaatkan kembali tanah bekas galian lama yang bercampur lumpur dan sampah, alih-alih memakai material urugan pilihan yang dipadatkan.
Tak kalah parah, sambungan antar-blok U-ditch terlihat renggang dan dibiarkan berongga tanpa diisi adukan semen (grouting). Celah menganga tersebut membuat air merembes keluar dan mengikis tanah di sekitarnya (scouring), yang berisiko memicu tanah jalan ambles.
Masyarakat mendesak Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang untuk segera menginspeksi lokasi dan memerintahkan pembongkaran ulang sebelum proyek ini merugikan keuangan negara lebih lanjut.






