Berita hari ini
Penataan Lapangan Basket KD Park Terindikasi Menjadi Ajang Penghamburan Anggaran
TANGERANG,
siber.news – Proyek penataan lapangan basket di KD Park, Kelurahan Bencongan, memicu tanda tanya besar. Baru seumur jagung, fasilitas ini kembali dibongkar dengan anggaran Rp 199.400.000,- yang memperkuat indikasi adanya perencanaan awal yang sengaja dibuat tidak matang.
Padahal, proyek ini baru saja rampung dibangun pada akhir tahun 2024 bersamaan dengan lapangan futsal, dengan anggaran fantastis mencapai kurang lebih 3 Miliar Rupiah dari DTRB. Muncul dugaan kuat bahwa pengerjaan yang menjadi berulang-ulang ini hanya menjadi ajang penghamburan APBD 2026.
Pengerjaan yang dilakukan secara berulang pada bangunan bernilai miliaran rupiah ini jelas merugikan keuangan daerah. Terdapat indikasi bahwa efektivitas pembangunan diabaikan oleh pihak Kecamatan Kelapa Dua demi ambisi penyerapan anggaran tahunan yang dipaksakan.
Di lokasi, para pekerja terlihat bebas beraktivitas tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti rompi, helm, sepatu, dan perlengkapan keselamatan lainnya yang telah diatur. Hal ini memperkuat dugaan lemahnya pengawasan pihak Kecamatan terhadap kontraktor pelaksana, CV. Sarana Konstruksi Utama.
Sangat tidak masuk akal jika fasilitas yang baru setahun selesai dengan biaya miliaran, kini harus kembali menelan ratusan juta rupiah. Kondisi ini memicu indikasi adanya kegiatan yang tidak memiliki urgensi jelas bagi masyarakat selain sekadar menghabiskan anggaran.
Terdapat dugaan kelalaian serius dalam manajemen proyek yang kini dipegang Kecamatan Kelapa Dua. Aktivitas pengerjaan yang berulang ini seolah mengonfirmasi bahwa kualitas perencanaan awal proyek miliaran tersebut memang sangat buruk atau terindikasi sengaja dikondisikan.
Ketidakwajaran ini memicu keresahan publik terkait cara pemerintah setempat mengelola uang pajak daerah. Muncul dugaan bahwa anggaran tidak dikelola dengan integritas, melainkan dihamburkan untuk pekerjaan yang terindikasi kuat sangat mubazir.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum mendapatkan keterangan resmi dari Camat Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, terkait dugaan dan indikasi proyek yang kini dikerjakan pihak Kecamatan tersebut yang diduga kuat hanya menghamburkan anggaran.








