Berita hari ini
Kontraktor Siap Kerja Sesuai Spek, Titik U-Ditch Genangan Air Jl. Raya Serpong Telah Diperbaiki
Tangerang Selatan
siber.news — Proyek rehabilitasi pedestrian dan drainase di ruas Jalan Raya Serpong, Kota Tangerang Selatan, belakangan ini menjadi pusat perhatian publik setelah menuai sejumlah catatan kritis terkait metode pelaksanaan di lapangan.
Pekerjaan infrastruktur strategis yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten Tahun Anggaran 2026 ini dikerjakan oleh PT Rajawali Aries Kreasindo dengan nilai kontrak fantastis sebesar Rp13.153.177.000 dalam durasi 175 hari kalender.
Sorotan publik bermula ketika ditemukan adanya metode pemasangan unit beton U-Ditch yang diletakkan langsung di dalam galian tergenang air dan lumpur pada hari Minggu, 2 Agustus 2026, serta minimnya penggunaan atribut keselamatan.
Menanggapi dinamika yang berkembang, pihak penyedia jasa dari PT Rajawali Aries Kreasindo bergerak cepat memberikan penjelasan serta klarifikasi terbuka kepada awak media.
Gabe selaku Perwakilan Kontraktor menegaskan bahwa pihaknya langsung mengambil keputusan tegas begitu mengetahui kondisi tersebut di lapangan.
“Poin beritanya, kejadian pemasangan U-Ditch di atas lumpur atau air terjadi pada hari Minggu. Kami dari perwakilan kontraktor langsung melakukan tindakan untuk kita bongkar dan langsung perbaikan sesuai teknis,” ujar Gabe, Jumat, 7 Agustus 2026. Ia juga menegaskan bahwa pihak kontraktor selalu siap dan berkomitmen penuh melaksanakan seluruh pengerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan.
Selain masalah teknis pemasangan, Gabe turut memberikan klarifikasi terkait sorotan terhadap aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) para buruh di lokasi proyek. Ia mengaku bahwa fasilitas pelindung sebenarnya telah disiapkan secara lengkap oleh pihak perusahaan.
“Perwakilan kontraktor juga mengaku untuk APD semua pekerja sudah difasilitasi, mungkin pada saat itu mereka sedang tidak memakai helm. Kami akan lebih memperingatkan kepada pekerja untuk memperhatikan K3 saat kerja,” jelas Gabe.
Sementara itu, Nasri selaku Tim Teknis di lapangan turut memberikan keterangan pendukung serta mengakui bahwa situasi tersebut sempat terjadi di luar pengawasan langsungnya sesaat.
“Pada saat itu saya kebetulan sedang keluar atau tidak ada di tempat. Cuma di titik itu saja, dan kita langsung bongkar serta berikan perbaikan,” tambah Nasri.
Melalui langkah korektif berupa pembongkaran, perbaikan cepat, serta penertiban disiplin K3 ini, pihak kontraktor berkomitmen menjaga mutu pekerjaan drainase Jalan Raya Serpong agar sesuai dengan spesifikasi teknis demi kepentingan publik.






