Berita hari ini
Klarifikasi Proyek Jalan Sukadiri: PPTK Sebut Salah Kirim Pesan, Kontraktor Janji Perbaiki Teknis
TANGERANG,
siber.news – Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Bina Marga Kabupaten Tangerang, Faizal Faiz, akhirnya mengklarifikasi pesan WhatsApp berisi permintaan nomor rekening kepada media. Ia menegaskan bahwa pesan tersebut merupakan murni kesalahan teknis atau salah kirim.
“Pesan itu sebenarnya tidak ditujukan untuk rekan media, melainkan untuk urusan lain yang tidak sengaja terkirim ke kolom chat wartawan,” ujarnya menjelaskan. Faizal mengaku saat itu tengah membalas banyak pesan secara bersamaan sehingga terjadi kekeliruan.
Ia juga memastikan bahwa pesan tersebut sudah langsung ditarik kembali segera setelah menyadari kesalahan pengiriman tersebut. “Pesan tersebut sudah saya cabut dan saya hapus guna menghindari kesalahpahaman yang lebih jauh,” katanya menegaskan integritasnya.
Senada dengan hal tersebut, Edward selaku pelaksana proyek dari CV Putra Indah Kredibel akhirnya turut memberikan pernyataan resmi. Ia menyatakan bahwa pihaknya sangat menghargai fungsi kontrol sosial dari media terkait pengerjaan jalan senilai Rp6,2 miliar itu.
“Kami berterima kasih atas masukan di lapangan dan kami pastikan pengerjaan akan tetap mengacu pada spesifikasi teknis yang berlaku,” ujarnya. Edward menepis anggapan bahwa pihaknya sengaja menghindar dari konfirmasi wartawan terkait kualitas proyek.
Terkait temuan mengenai kedalaman galian yang diduga tidak mencapai standar 57 cm, Edward berjanji akan melakukan pengecekan ulang secara menyeluruh. Ia menjamin bahwa setiap lapisan material, mulai dari agregat hingga beton, akan dihitung kembali volumenya.
“Jika ditemukan adanya kekurangan ketebalan pada lapisan B0 atau agregat, kami siap melakukan perbaikan sebelum tahap pengecoran akhir,” katanya, menjanjikan kualitas hasil pekerjaan yang maksimal bagi masyarakat sekitar.
Sementara itu, Faizal Faiz menambahkan bahwa dinas akan memperketat pengawasan melalui konsultan supervisi agar tidak ada volume material yang dikurangi.
“Kami berkomitmen memastikan transparansi dan kualitas proyek ini demi kepentingan publik,” tambahnya menutup klarifikasi tersebut.








