[metaslider id="20825"]Ditlantas Polda Banten Evakuasi Mobil di Tol Merak -Tangerang
Connect with us

Ditlantas Polda Banten Evakuasi Mobil di Tol Merak -Tangerang

Berita Terkini

Ditlantas Polda Banten Evakuasi Mobil di Tol Merak -Tangerang

Serang, siber.news I Pada Jumat (24/06) sekitar pukul 23.20 Wib, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten mengevakuasi kecelakaan lalu lintas  di ruas jalur Tol Merak -Tangerang tepatnya di KM 77 arah Merak yang dialami Toyota Yaris dengan Nopol B-2804-TOA yang dikendarai oleh CP (16) Laki-laki.

Ditlantas Polda Banten Evakuasi Mobil di Tol Merak -Tangerang

Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Budi Mulyanto menjelaskan, bahwa faktor yang menyebabkan kecelakaan adalah pengemudi diduga mengantuk.

“Akibat kecelakaan tersebut, kendaraan mengalami kerusakan dan pengemudi mengalami luka berat bagian pipi dan kepala,” ujar Budi pada Sabtu (25/06).

Budi kemudian menjelaskan kronologis Laka lantas tersebut, awalnya Toyota Yaris tersebut dari Merak menuju Tangerang. Kemudian setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) diduga saat mendahului kendaraan besar sejenis truk, pengemudi mengalami mengantuk sehingga kendaraannya tidak terkendali menabrak bagian samping kendaraan lain yang tidak di ketahui identitasnya lalu terseret.

Karena hal tersebut kendaraan berhenti di lajur kanan dan posisi akhir di jalur kanan menghadap timur laut.

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi untuk menghindari kemacetan.

“Selanjutnya petugas langsung mendatangi TKP dan mendata identitas pengemudi serta kendaraan. Kemudian langsung dilakukan evakuasi kepada pengemudi karena mengalami luka berat dan kendaraan untuk menghindari kemacetan,” tegas Budi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga mengatakan, pihaknya turut prihatin atas peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut.

“Saya turut prihatin atas kejadian tersebut, semoga kejadian ini dapat dijadikan pelajaran bagi masyarakat yang lain. Saya berharap untuk kedepan, pengemudi lebih berhati-hati,” kata Shinto.

Diakhir, Budi menghimbau agar pengemudi yang mengantuk untuk tidak memaksakan diri berkendara yang akan berdampak terjadinya kecelakaan lalu lintas, lebih baik untuk beristirahat sejenak di rest area dan bagi pengemudi yang belum cukup umur agar memenuhi persyaratan dalam berkendara baik segi umur juga kelaikan kendaraan, sehingga dapat berkendara dengan selamat. (Didisiber/Bidhumas)

Klik Disini
Advertisement
Baca juga...

Siber Hukum & Kriminal

To Top
Kirim Pesan
Terimakasih Atas Informasinya, Kami akan menjaga identitas pemberi informasi