Nasional
IKPP Serang & PMI Banten Gulirkan 195.000 Liter Air Bersih untuk 12.000 Warga Terdampak Kekeringan
Siber.news, SERANG | Kemarau panjang membuat ribuan warga di Kabupaten Serang menjerit karena krisis air bersih
Di tengah kesulitan itu, PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Serang bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten turun tangan. Ratusan ribu liter air bersih mulai digelontorkan sejak Juli 2026.
Data terbaru menunjukkan total 195.000 liter air bersih telah disalurkan.
Bantuan itu menjangkau lebih dari 12.000 jiwa di 5 desa di dua kecamatan rawan kekeringan, kecamatan tirtayasa dan carenang.
Di Tirtayasa, tiga desa yang menerima bantuan yakni Desa Tengkurak, Pontang Legon, dan Kemanisan. Sementara di Carenang, bantuan menyasar Desa Walikukun dan Desa Ragas Masigit.
“Bagi warga di wilayah ini, air bukan lagi soal nyaman. Ini soal bertahan hidup sehari-hari,” ujar Humas PT IKPP Serang, Dani Kusumah, Senin (1/9/2026).
Dani menyebut kolaborasi dengan PMI dilakukan agar distribusi tepat sasaran
Pengiriman dilakukan langsung menggunakan truk tangki ke titik-titik pemukiman warga. Tim CSR IKPP, PMI Provinsi Banten, PMI Kabupaten Serang, hingga aparat desa dilibatkan dalam proses penyaluran
“Kami memahami air bersih adalah kebutuhan dasar. Saat kemarau melanda, dukungan bersama sangat diperlukan agar kebutuhan itu tidak terhenti,” katanya.
Penyaluran tidak berhenti di sini. IKPP dan PMI memastikan bantuan akan terus dikirim secara bertahap selama musim kemarau berlangsung, termasuk memperluas cakupan ke desa lain di Kabupaten Serang yang terdampak.
Apresiasi datang dari warga. Asep, warga Desa Walikukun Kecamatan Carenang, mengaku sangat terbantu.
“Kami sangat antusias menerima bantuan ini. Terima kasih kepada Indah Kiat dan PMI Provinsi Banten. Semoga berkah selalu,” ucapnya.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa sektor industri tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga hadir saat masyarakat di sekitarnya membutuhkan. (BA)






