Berita hari ini
PPTK Kecamatan Kelapa Dua Pastikan Proyek KD Park Sesuai Spesifikasi dan Standar Teknis
TANGERANG,
siber.news – Pihak Kecamatan Kelapa Dua melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) memberikan penjelasan resmi untuk meluruskan kabar miring mengenai penataan lapangan olahraga di KD Park yang dinilai asal-asalan. Langkah ini diambil guna merespons keresahan masyarakat terkait kualitas pengerjaan proyek tersebut.
“Kami pastikan pengerjaan di lapangan sudah sesuai dengan perencanaan teknis dan spesifikasi yang telah ditetapkan tim ahli,” ujarnya didampingi Pengawas dari Pihak Kecamatan saat dikonfirmasi media di Kantor Kecamatan Kelapa Dua, Senin (4/5). Pihaknya menegaskan bahwa setiap tahapan pembangunan berada dalam pengawasan ketat.
Terkait penggunaan bata ringan (hebel) pada saluran drainase yang sempat dipersoalkan, ia menjelaskan bahwa material tersebut hanyalah bagian dari metode kerja awal. Penggunaan hebel berfungsi untuk membentuk jalur air yang presisi dan rapi sebelum masuk ke tahap akhir.
“Hebel tersebut nantinya akan dilakukan plesteran secara menyeluruh agar kuat, kedap air, dan memiliki daya tahan lama sesuai standar konstruksi,” katanya meluruskan isu penggunaan material murahan. Ia menjamin hasil akhirnya nanti akan jauh lebih kokoh dari sekadar susunan bata.
Pihak PPTK juga menanggapi kekhawatiran warga mengenai isu saluran buntu di area proyek. Ia menegaskan bahwa kondisi saat ini bersifat sementara karena sistem pembuangan air memang masih dalam proses penyambungan oleh tim di lapangan.
“Saluran itu belum selesai sepenuhnya, nanti semua akan terhubung ke jalur pembuangan utama sehingga tidak akan ada genangan air,” tambahnya menjamin fungsi drainase. Integrasi saluran ini menjadi prioritas agar lapangan olahraga tetap nyaman digunakan meski saat hujan deras.
Sementara itu, Agil selaku Pelaksana Proyek turut memberikan penjelasan teknis tambahan. Menurutnya, tim di lapangan telah memperhitungkan aspek kemiringan atau elevasi tanah secara mendalam untuk mencegah terjadinya endapan lumpur maupun air.
“Kami sudah mengatur elevasi dan memastikan telah dibuat pintu saluran air agar air tersebut tidak mengendap di saluran drainase maupun area lapangan,” tegasnya menyikapi kekhawatiran teknis yang berkembang di masyarakat sekitar lokasi proyek.
Selain masalah konstruksi, pihak pelaksana juga menaruh perhatian pada kedisiplinan pekerja dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Agil memastikan akan segera memberikan teguran keras kepada para pekerja yang kedapatan abai terhadap protokol keselamatan kerja.
“Untuk masalah APD, mereka sebetulnya sudah kami kasih lengkap, namun mereka yang enggan menggunakan, maka akan segera kami tegur kembali demi keselamatan bersama,” pungkasnya menutup pernyataan terkait komitmen K3 pada proyek KD Park tersebut.








