Connect with us

Angka HIV AIDS Tinggi, Rekan Indonesia Banten Serukan Gubernur Bangun KWS.

Kesehatan

Angka HIV AIDS Tinggi, Rekan Indonesia Banten Serukan Gubernur Bangun KWS.

SIBER.NEWS, BANTEN – Penderita HIV AIDS mengalami peningkatan dari tahun ke tahun di Provinsi Banten. Menurut data dari persatuan dokter penyakit dalam ada sekitar 11.238 orang.

Sekretaris Wilayah Relawan Kesehatan Indonesia (Rekan Indonesia) Provinsi Banten, Susiyanto mengaku prihatin terhadap temuan data tersebut. Apalagi HIV AIDS adalah penyakit menular yang mematikan dan belum ada obatnya untuk penyembuhannya.

Keperihatinan Susiyanto yang akrab dipanggil Yanto ini disampaikan dalam siaran persnya dalam memperingati hari HIV AIDS sedunia yang jatuh pada 1 Desember dan disebarkan melalui media sosial hari ini (1/12).

“Kami sangat prihatin atas meningkatnya penderita HIV-AIDS di Provinsi Banten dan kami juga meminta pemerintah provinsi untuk lebih proaktif menyelesaikan masalah ini” tegas Yanto.

Yanto juga menyatakan bahwa penyakit HIV-AIDS tidak bisa diberantas hanya oleh pemerintah saja tetapi perlu melibatkan semua elemen masyarakat dan juga perlu kepedulian dari warga masyarakat untuk berkolaburasi dengan pemerintah mengatasi masalah HIV AIDS di Banten.

“Pemerintah Banten harus segera membangun peran partisipasi aktif warga untuk dapat mencegah HIV AIDS dan dimulai dari lingkungan warga sendiri ” ujar Yanto.

Untuk membangun peran partisipasi aktif warga tersebut, Yanto mengusulkan kepada pemprov Banten untuk bersama sama dengan warga membangun wadah di lingkungan warga dalam meningkatkan upaya promotif dan preventif kesehatan di masyarakat, sehingga segala macam wabah penyakit busa dicegah dari lingkungan tempat tinggal warga sendiri. Dan wadah tersebut adalah Komunitas Warga Siaga (KWS) yang digagas oleh Rekan Indonesia.

“Bayangkan 11.238 orang terjangkit HIV-AIDS di Banten yang 75 persen nya ada di Tangerang Raya, ini seperti alarm perhatian bagi kita semua” ujar Yanto.

Yanto juga mengingatkan masyarakat untuk tidak bersikap diskriminatif terhadap penderita HIV-AIDS justru kami mengajak masyarakat untuk peduli dan berusaha sekuat tenaga untuk mencegah penyebaran penyekit tersebut. (Heri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Kesehatan

Facebook

Trending

Advertisement
Advertisement
Advertisement
LBH TRIDHARMA INDONESIA
To Top